Breaking News:

Mahkota Group: Perubahan Besar Harus Segera Dilakukan pada Sistem Pendidikan Indonesia

Dari Ranking PISA (Urutan kemampuan anak dalam menguasai berbagai bidang pendidikan), Indonesia menempati urutan ke 72 dari 78 negara.

Editor: Ismail
HO
Direktur Utama PT Mahkota Group Tbk, Usli Sarsi,yang juga merupakan Pembina Yayasan yang menaungi Sekolah Budi Utomo, ikut berpartisipasi Workshop Pelatihan Sistem Pendidikan Karakter yang diselenggarakan di Sekolah Budi Utomo bagi guru dan staf TK, SD, SMP, SMA di lokasi sekolah, Jalan Jurung No.33 Medan beberapa waktu yang lalu. 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Seiring dengan perubahan yang dicanangkan oleh pemerintah di bidang pendidikan, guna menghadapi perkembangan jaman dan teknologi yang begitu cepat dimana akan sangat  mempengaruhi seluruh sendi-sendi kehidupan.

Hal terpenting dalam mempersiapkan generasi berikut adalah dengan membuat perubahan dalam sistem pendidikan kita. Indonesia harus mengejar ketertinggalan saat ini. Dari Ranking PISA (Urutan kemampuan anak dalam menguasai berbagai bidang pendidikan), Indonesia menempati urutan ke 72 dari 78 negara.

Untuk kepedulian ini, Direktur Utama PT Mahkota Group Tbk, Usli Sarsi,yang juga merupakan Pembina Yayasan yang menaungi Sekolah Budi Utomo, ikut berpartisipasi Workshop Pelatihan Sistem Pendidikan Karakter yang diselenggarakan di Sekolah Budi Utomo bagi guru dan staf TK, SD, SMP, SMA di lokasi sekolah, Jalan Jurung No.33 Medan.

Usli juga berharap dengan diselenggarakannya workshop ini, di kedepannya agar kepala sekolah, guru-guru dan staf Budi Utomo mampu menerapkan sistem pendidikan yang baru dan efektif.

“Semua kepala sekolah saya ajak untuk supaya bisa bawa perubahan, membawa sistem pendidikan baru, dan dengan kita kerja sama semua pihak, kita akan bisa menghasilkan satu sekolah yang berkualitas” ujar Usli.

Disampaikan juga dalam workshop ini oleh Usli bahwa tidak hanya IQ yang berperan penting di dunia pendidikan, melainkan EQ dan SQ juga memiliki peran yang sangat penting dan akan membuat anak-anak memperdulikan terhadap lingkungan serta mendekatkan diri siswa terhadap Yang Maha Kuasa, dan meraih kebahagiaan.

Menurut Usli, seperti dengan kondisi sistem pendidikan sekarang lebih mementingkan nilai dari pada minat belajar, murid itu dinilai bukan dari hasil ujian yang mereka dapatkan, melainkan guru harus lebih memperhatikan minat dan kemauan belajar murid-murid dan juga suasana belajar mengajar.

Usli juga menyampaikan topik mengenai kepemimpinan dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anak dari pikiran, perkataan dan perbuatan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved