Doa dan Zikir

Tidak ada Kata Ikhlas di Surat Al-Ikhlas, Ini Sejarah Turunnya Ayat-ayat Tauhid Ini

Surat yang terdiri dari empat ayat ini termasuk surat Makkiyah. Dinamakan Surat Al Ikhlas karena ikhlas adalah tauhid

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
Ho/ Tribunmedan.com
Surat Ikhlas 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Surat Al Ikhlas merupakan surat ke-112 dalam Al Quran. Berbeda dari kebanyakan surat lain yang diberi nama sesuai isi kata-kata atau kalimat suarta, karena tidak ada kata ikhlas dalam surat Al-Ikhlas.

Perlu diketahui sebagai wawasan untuk meningkatkan iman dan tauhid, bahwa setiap surat yang ada di dalam Alquran memilik sejarah diturunkannya. Seperti dalam firman Allah, bahwa ayat Alquran itu diturunkan berangsur-angsur, bertahap-tahap, tidak sekaligus.

TujuanNya agar mudah dipahami. Ada juga yang diturunkan sesuai dengan kondisi umat ada zaman Rasulullah Muhammad sebagai petunjuk dakwah dan siar Islam.

Berikut ini terjemahan Surat Al Ikhlas, asbabun nuzul dan tafsirnya.

Dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar, Tafsir Al Munir dan Tafsir Al Misbah.

Berikut ini Surat Al Ikhlas dalam tulisan Arab, tulisan latin dan terjemahan bahasa Indonesia:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

(Qul huwalloohu ahad. Alloohush shomad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakul lahuu kufuwan ahad)

Katakanlah: “Dialah Allah Yang Mahaesa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Asbabun Nuzul Surat Al Ikhlas

Surat yang terdiri dari empat ayat ini termasuk surat Makkiyah. Dinamakan Surat Al Ikhlas padahal di dalamnya tidak ada kata al ikhlas karena ikhlas adalah tauhid, beribadah hanya kepadaNya yang Maha Esa.

Surat yang diturunkan di Makkah setelah Surat Al Falaq dan Annas ini juga dinamakan Surat Qul huwallaahu ahad. Diambil dari ayat pertama dari surat ini.

Sejarah Turunnya Surat Al Ikhlas

Menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili, surat ini juga dinamakan pula dengan Surat at Tafrid, at Tajrid, at Tauhid, an Najah dan al Wilaayah. Dinamakan pula dengan Surat al Ma’rifah dan al Asas.

Ibnu Katsir mengutip riwayat Imam Ahmad dari Ubay bin Ka’ab mengenai asbabun nuzul Surat Al Ikhlas. Bahwa ada orang-orang musyrik yang berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Hai Muhammad, gambarkanlah kepada kami tentang Tuhanmu.” Maka Allah saat itu pula lah menurunkan surat Al Ikhlas.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved