Polisi Temukan Barang Bukti Botol Berisikan Bensin Di Lokasi Rumah Terbakar Di Dusun 2 Asahan

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani menjelaskan saat ini timnya sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembakaran rumah tersebut. 

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIF
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhan saat diwawancarai Tribun-medan.com terkait dugaan pembakaran rumah di Desa Pinangripan, Kabupaten Asahan, Selasa(6/7/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN -Kasus dugaan pembakaran rumah di Dusun 2, Desa Pinangripan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan kini telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani menjelaskan saat ini timnya sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembakaran rumah tersebut. 

Kata Dhani, saat ini timnya sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Bahkan menurutnya barang bukti berupa satu buah botol berisikan bensin berhasil diamankan oleh timnya.

Baca juga: Suasana Terkini Kegiatan Warga Kelurahan Aur dan Mesjid Usai Tertimpa Musibah Kebakaran Hebat

"Benar, kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku. Satu buah botol berisikan bensin kami amankan di lokasi," jelas Dhani.

Saat ini timnya telah mengantongi identitas pelaku dan dalam waktu dekat akan segera mengamankan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhan saat diwawancarai Tribun-medan.com terkait dugaan pembakaran rumah di Desa Pinangripan, Kabupaten Asahan, Selasa(6/7/2021)
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhan saat diwawancarai Tribun-medan.com terkait dugaan pembakaran rumah di Desa Pinangripan, Kabupaten Asahan, Selasa(6/7/2021) (TRIBUN MEDAN/ALIF)

Rumah tersebut milik Pairin (56), dimana dalam keterangannya, anaknya sempat mendapatkan ancaman dari seorang pria berinisial yang bukan lain adalah mantan kekasih anaknya Fitriani (26).

Dalam keterangan Fitriani, Ia sempat mendapatkan ancaman dari pria tersebut untuk membakar rumah milik orang tuanya.

"Kemarin, saya melihat dia sempat membawa botol berisikan bensin, kemudian dia bilang akan membakar rumah ayah. Katanya rumah di atas (milik ayahnya) kalau terbakar, dialah pelakunya," ujar Fitriana saat di wawancarai oleh Tribun Medan.

Menurutnya, selain ancaman secara langsung, Fitriana juga mendapatkan ancaman berupa pembunuhan dan menyiksa orang terdekatnya.

"Diancamnya, bilangnya orang yang tersayang akan di siksa dan menunggu ajal yang menjawab," ujarnya menerangkan tulisan pesan singkat whatsapp tersebut.

Taklama ancaman tersebut, rumah milik ayahnya yang berbahan semi permanen itupun langsung terbakar beserta isinya.

Baca juga: SUDAH Terlanjur AS Menarik Pasukannya dari Afganistan, Membuka Peluang Strategis Masuknya China

Saksi mata Erni(36), yang merupakan kakak kandung Fitriana melihat kejadian tersebut secara langsung.

Sebab rumah miliknya yang bersebelahan dengan rumah ayahnya tersebut melihat seorang pria yang diduga mantan pacar adiknya S(28).

"Wakti itu kejadian diperkirakan pukul 21.30 wib, Jumat(2/7/2021). Saya baru nutup pintu. Kemudian, saya mendengar ada suara sepeda motor berhenti dan melihat diluar terang. Ternyata rumah ayah terbakar," ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved