Dendam Kesumat Selama 5 Tahun, Pria Ini Tusuk Rekan Kerjanya, Rupanya Cuma Gegara Sosis Gulung
Seorang pria menikam mantan rekannya dan menyayat wajahnya karena dendam kesumat selama lima tahun.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Seorang pria menikam mantan rekannya dan menyayat wajahnya karena dendam kesumat selama lima tahun.
Ia melakukannya karena dendam pada korban karena sosis gulung lima tahun yang lalu.
Pelaku adalah Matthew Evans yang berusia 36 tahun.
Dia pertama kali berselisih dengan korbannya yang adalah rekan kerjanya, lima tahun yang lalu setelah dia menuduh korban mengejek sosis gulung miliknya.
Baca juga: Saiful Jamil Dikabarkan akan Bebas Tahun 2021, Selama Dipenjara Akui Dendam pada Sosok Ini
Baca juga: Diselingkuhi Pacarnya, Gadis Ini tak Tinggal Diam, Sekongkol Bareng si Selingkuhan Atur Balas Dendam
Perseteruan itu mereda hingga 2020 ketika kedua orang itu bertemu satu sama lain untuk pertama kalinya dalam usia di mana sekali lagi Evans mengemukakan kecurigaannya.
Jaksa James Onalaja mengatakan kepada Luton Crown Court pada hari Kamis bagaimana perkelahian itu terjadi.
Saat terjadi perkelahian, Evans mengayunkan palu ke korbannya. Namun dia secara tidak sengaja memukul pacarnya sendiri.

Onalaja mengatakan, korban yang memar berhasil mengambil palu dari Evans dan memukul kepalanya sebelum melarikan diri tanpa pernah melaporkan perkelahian itu ke polisi.
Beberapa minggu kemudian, pada pagi hari tanggal 5 Januari 2021, korban sedang berada di rumah temannya di Hemel Hempstead ketika mendengar seseorang memasuki pintu rumahnya.
Merasa curiga, korban memeriksa apakah ada orang yang masuk ke rumahnya.
Dan saat itu, ternyata Evans sudah berada di depan pintu rumahnya.
Baca juga: Tak Tahan Kerap Dianiaya, Wanita Ini Balas Dendam dan Siram Suaminya dengan Air Panas
Baca juga: Anaknya Dibunuh, Ibu Ini Rencanakan Balas Dendam yang Gila, Ucapannya di Pengadilan Buat Merinding
Dia dengan tenang berkata, “Ingat aku, bajingan?”
Evans kemudian melanjutkan untuk menyerang korban.
Dia memukul wajahnya dan dada korban sebelum menikam perut korban.
Tak sampai di situ, Evans menyayat wajah korban dengan pisau.