Breaking News:

PPKM Darurat di Medan

Kota Medan PPKM Darurat, Gebernur Edy Rahmayadi Ingatkan Bobby Nasution Soal Pembatasan Kegiatan

Untuk itu, bekas Pangkostrad ini mengingatkan Bobby untuk mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan dalam PPKM Darurat ini.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Royandi Hutasoit
Victory / Tribun Medan
Gubernur Edy Rahmayadi saat rapat Rapat Koordinasi Kesiapan PPKM Darurat di Mapolda Sumut, Sabtu (10/7/2021). 

TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tak heran Kota Medan masuk ke dalam 15 daerah di luar Jawa-Bali yang masuk pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

15 kabupaten/kota ini akan ikut menerapkan kebijakan tersebut, mulai 12 hingga 20 Juli 2021.

"Inilah yang diambil alih saat ini tugas untuk mengantisipasi yang besok resmi dilakukan hari Senin. Tetapi secara desain sudah diwarning, dari 37 kabupaten dan kota di luar Jawa dan Bali, adalah salah satunya Kota Medan. Kita sudah pelajari, kita tak mempersoalkan itu, wajar Kota Medan adalah kota Provinsi Sumatera Utara jadi tempat singgahnya 33 kabupaten/kota," bebernya saat Rapat Koordinasi Kesiapan PPKM Darurat di Mapolda Sumut, Sabtu (10/7/2021).

Untuk itu, bekas Pangkostrad ini mengingatkan Bobby untuk mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan dalam PPKM Darurat ini. Mulai dari penyekatan daerah hingga pembatasan kegiatan masyarakat yang bekerja di kantor. 

"Nanti Pak Bobby juga sudah menyiapkan perangkat-perangkat yang sebenarnya sudah dilakukan dari kemarin-kemarin yaitu penyekatan daerah dan pembatasan kegiatan-kegiatan baik formal maupun non formal. Contoh melakukan wfh 25 persen ini juga perusahaan-perusahaan yang lain," jelasnya. 

Edy juga memita persiapan antisipasi pembagian kurban di Hari Raya Idul Adha supaya masyarakat tidak datang langsung mengambil kurban. 

"Untuk menyiapkan kesiapan dan perencanaan di hari besar kedepan pada hari Raya Idul Adha kita lakukan kurban tetapi tidak lagi dari datang orang mengambil kurban, kurban itu diantar ke tempatnya. Yang mengikut sertakan kepling, bhabinkamtibmas, babinsa. Ini harus segera dilakukan oleh bapak Wali Kota Medan," jelasnya. 

Edy juga menyebutkan terkait aturan di rumah makan dan pembatasan di mal untuk segera dilaksanakan.  Kesemua pembahasan tersebut, nantinya akan diumumkan pada, Senin (12/7/2021).

"Dan kegiatan-kegiatan lain yang akan kita umumkan hari Senin, pembatasan-pembatasan mal jam 5 sore. Pembatasan di Rumah Makan yang harus take away. Semua diatur ini semua. Untuk itu masyarakat tolong taati ini untuk keselamatan kita semua," jelasnya.

Edy juga menyebutkan pihak Polda Sumut telah mengambil langkah percepatan vaksinasi. "Untuk itulah disikapi salah satunya kapolda mengambil langkah ini yaitu satu mempercepat vaksinasi memperbanyak vaksinasi sehingga memutus varian D berkembang di Sumatera Utara," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved