Breaking News:

Bobby Nasution Berjuang Mencari Tempat Isolasi untuk Warga Terinfeksi Covid-19, Begini Pujian Dosen

Wali Kota Medan, Bobby Nasution memiliki tekad yang kuat agar bisa mengatasi penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) melakukan tinjauan ke eks RSU Tembakau Deli, Medan, Sabtu (17/7/2021). Pemko Medan berencana akan mengoperasionalkan kembali eks RSU Tembakau Deli untuk dijadikan rumah sakit darurat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution memiliki tekad yang kuat agar bisa mengatasi penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Karena itu, ia mencari solusi lokasi alternatif yang akan digunakan sebagai tempat isolasi warga yang terinfeksi virus Corona. 

Satu di antara tempat isolasi yang dianggap bisa gunakan adalah Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia. Di Gedung P4TK  memiliki 120 kamar yang didukung 240 bed.

Satu kamar berisi 2 bed dan kini terdapat 17 orang warga yang diisolasi. Selain Gedung P4TK, Bobby Nasution merasa perlu untuk mencari lokasi lain yang akan dijadikan tempat isolasi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu, ia meninjau eks Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Kota Medan. 

Dari hasil peninjauan tersebut, disepakati bahwa bangunan yang merupakan asset Pemko Medan itu akan dijadikan sebagai tempat isolasi bagi pasien. Terkhusus bagi yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan.

"Peninjaun ini dilakukan untuk melihat kondisi dan kelayakan bangunan ex Hotel Soechi sehingga dapat digunakan sebagai tempat alternatif isolasi bagi pasien Covid-19. Namun, kemungkinan besar ini akan kita gunakan melihat dari fasilitas kamar yang masih lengkap,” kata Bobby Nasution saat meninjau ex Hotel Soechi, Rabu  baru-baru ini.

Apalagi, bangunan berlantai 12 tersebut memiliki sebanyak 247 kamar yang representatif untuk digunakan sebagai tempat isolasi. Selain itu, penambahan tempat isolasi menjadi upaya dalam memperkuat penerapan 3T (tracing, testing dan treatment), terutama treatment (perawatan).

Oleh sebab itu, nantinya ex Hotel Soechi tidak hanya sekedar menjadi tempat isolasi tapi juga difungsikan sebagai rumah sakit darurat untuk penanganan awal pasien OTG yang bergejala ringan. Guna merealisasikan itu, bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI dan Kementerian Kesehatan, Pemko Medan berkolaborasi untuk sesegera mungkin melakukan konversi fungsi bangunan tersebut.

Bahkan, pihak kementerian PUPR dan Kesehatan telah meninjau langsung bangunan yang dulunya merupakan hotel berbintang empat tersebut, Minggu (18/7/2021). Saat ditinjau, eks Hotel Soechi juga tengah dalam proses perbaikan dan penataan.

Nantinya, ruang restoring yang berada di lantai dasar bangunan akan difungsikan layaknya ruang IGD rumah sakit sebagai tempat penanganan awal pasien guna mengetahui tingkat kerawanan penyakit yang diderita. Jika kondisinya tidak terlalu berbahaya, maka akan dilakukan isolasi dan perawatan di eks Hotel Soechi.

"Sebaliknya  jika kondisinya berbahaya, pasien akan segera dibawa ke rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 di Kota Medan," ujarnya. 

Dosen USU Puji Langkah Bobby Nasution

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved