Breaking News:

Pria Ini Kecewa dan Tak Terima Dicovidkan Rumah Sakit, Hasil Tes PCR Di Luar Ternyata Negatif

Bicara meminta untuk isolasi mandiri di rumah jika betul terpapar tetapi pihak rumah sakit menolak

Penulis: Kristen edi sidauruk | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/EDI
Bicara Butar-butar menunjukan bukti hasil tes PCR dari klinik yang menyatakan ia negatif corona dan surat yang menyatakan dia positif corona dari Rumah Sakit Murni Teguh, Jumat, (30/7/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bicara Butar-butar (28) mengatakan sangat kecewa dengan pelayanan yang dilakukan pihak Rumah Sakit Murni Teguh saat memberikan pelayanan kesehatan padanya pada Minggu 25 Juli 2021 lalu. 

"Ia bang aku sangat kecewa melihat pelayanan Rumah Sakit Murni Teguh, udah ku ceritakan penyakit bawaan ku tapi dibuatnya aku Covid," katanya, saat ditemui di Jalan Perjuangan, Jumat (30/7/2021). 

Ia menceritakan kronologi kejadian yang menurunnya sangat merugikannya tersebut.

Berawal dari sesak di dadanya yang sehingga membuatnya sedikit susah bernapas dan asam lambung yang di deritanya membuatnya lemas. 

Kemudian ia dibawa ke salah satu klinik di sekitar rumahnya di Kecamatan Tembung, Kota Medan. Pihak klinik memberikan pengobatan dengan memberikan infus dan obat. 

Baca juga: 9 Warga di Warung Tuak Swab Antigen, 1 Mesin Judi Tembak Ikan Diamankan Polisi

Untuk melakukan pengobatan intensif pihak keluarga meminta agar di bawa ke Rumah Sakit Murni Teguh. Sesampainya di rumah sakit sekitar pukul 12.00 WIB, Bicara menceritakan penyakit yang di deritanya.

Pihak rumah sakit melakukan swab test dan hasilnya negatif, kemudian di lakukan tes PCR dan hasilnya Bicara dinyatakan positif Covid-19, namun ia tidak terima karena menurutnya penyakitnya hanya sesak dan lambung. 

"Swab pertama dinyatakan negatif, kemudian dilakukan PCR hasilnya positif lalu disarankan isolasi, yang membuat saya merasa tida yakin karena bukti surat yang di sampaikan tidak ada kop suratnya dan nama penanggung jawabnya" ujar Bicara. 

Kemudian ia marah kepada petugas karena ia yakin tidak positif terinfeksi Covid-19.

Bicara meminta untuk isolasi mandiri di rumah jika betul terpapar tetapi pihak rumah sakit menolak dan mengatakan kalau pulang ke rumah BPJS tidak berlaku. 

"Saya tidak mau di isolasi, saya mau pulang,  pihak rumah sakit mengatakan kalau bapak mau pulang BPJS tidak bisa digunakan, bapak harus bayar," ujarnya. 

Merasa kesal dengan  perkataan petugas Bicara Butar-butar mengiyakan untuk membayar segala pengobatan yang dibebankan rumah sakit dan akan menuntut pihak rumah sakit jika terbukti bahwa ia tidak positif Covid-19. 

Baca juga: Satgas Covid-19 Nilai Ada Rumah Sakit di Siantar tak Beres Berikan Layanan Antigen

"Saya akan bayar, ini uang sial bagi saya, tapi saya akan tuntut kalian nanti, uang sial bagi saya ini, masa karena saya tidak mau isolasi di rumah sakit, saya mau isolasi mandiri, saya sehat saya bayar ini kemudian saya membayar sebanyak Rp.3,5juta," kata Bicara.

Ia meminta bukti diagnosa penyakitnya namun pihak rumah sakit tidak memberikan. 

"Mana bukti diagnosa penyakit saya, apa diagnosa penyakit saya coba jelaskan, coba buat keteranganya kenapa kalian kalian buat saya positif?, apa penyebabnya?. Tapi tidak bisa dipertanggung jawabkan," kata Bicara. 

Kemudian ia membayarkan biaya yang ditagihkan rumah sakit tetapi pihak rumah sakit tidak memberikan obat atau apapun pengawasan, padahal rumah sakit mendiagnosanya positif Covid 19.

Ia balik dari rumah sakit tanggal 26 Juli 2021 pukul 02.00 WIB.

Tanggal 27 Juli 2021 ia melakukan tes swab dan PCR di salah satu klinik di kota Medan dan dinyatakan Negatif Covid-19. 

Baca juga: Tumpukan Sampah di Jalan Besar Pantai Kelang Sergai Dibersihkan

Di hari yang sama juga pihak kepling dan puskesmas menanyakan keberadaan dan kondisi Bicara. Kemudian ia mengirimkan bukti hasil PCR terbaru yang di dapatkan dari klinik. 

Bicara mengatakan menuntut rumah sakit mengembalikan segala biaya yang di bayarkan ke rumah sakit sebab ia tidak menerima apapun. 

Kedua, pihak rumah sakit memulihkan nama baiknya yang disebarkan ke kepling dan pihak puskesmas bahwa ia pasien Covid-19 yang lari dari rumah sakit

(cr6/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved