Dapat Cuma 400 Vial, Pemko Medan Minta Vaksin Lagi ke Pemerintah Pusat
Pemerintah Kota Medan cuma dapat jatah vaksin 400 vial. Dinkes Medan akhirnya putuskan minta lagi ke pemerintah pusat
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Pada Sabtu (31/7/2021) lalu, Provinsi Sumatera Utara menerima 18.000 vial vaksin Covid-19.
Untuk Kota Medan, jatahnya cuma 400 vial.
Karena dianggap terlalu sedikit, Dinas Kesehatan Kota Medan minta lagi pada Pemerintah Pusat untuk menambah jatah yang ada.
Baca juga: PEMPROV Sumut Tunggu Kebijakan Pusat soal Perpanjangan PPKM Level 4, Besok Vaksin Covid-19 Tiba
"Stok vaksin kan sekarang baru nyampe di Provinsi, nah dari provinsi masuk semalam sekitar 18.000. Jumlah itu ternyata sudah ada yang punya sebagian,"
"Yang sentra vaksin BUMN Polonia dan TNI/Polri," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Syamsul Arifin Nasution, Senin (1/8/2021).
Dikatakan Syamsul, dari 18.000 vaksin yang masuk ke Sumut, 10.000 di antaranya dipasok untuk TNI/Polri, serta 3.000 untuk sentra vaksinasi BUMN di Eks Bandara Polonia.
Baca juga: Kasus Covid-19 Semakin Tinggi dan Stok Vaksin Menipis, Begini Strategi Bobby Nasution
"Sisa sama kita tinggal 5.000, tapi provinsi belum membagi sama kami (Pemko Medan),"
"Cuma kami dapat kabar semalam kita cuma dapat 400 vial berarti 4.000 dosis, jadi masih kurang karena dibagi 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara," kata dia.
Ia pun mengatakan jika Pemko Medan sudah berusaha untuk meminta penambahan jumlah pasokan vaksin.
"Jadi kita juga masih minta bantuan supaya ditambah lagi, karena kita kan 1,9 juta target kita sementara baru 21 persen capaian dosis pertama,"
"Jadi mudah-mudahan bisa nambah, karena kalau cuma segitu dosis satu kita bakal terhambat," tuturnya.
Baca juga: STOK Vaksin Menipis, Kepala Dinkes Medan Ungkap Efektivitas Vaksin Kedua yang Disuntikkan Terlambat
Syamsul mengatakan saat ini stok vaksin di Medan tersisa kurang dari 500 vial vaksin.
"Tapi kita tetap berusaha, mudah-mudahan bisa tiap minggu masuk. Kota Medan cuma dapat 400, pak Wali pun minta supaya ditambah, cuma kita tunggulah negosiasi pak wali,"
"Semalam tinggal 100 vial stok kita. Jadi tinggal 500 vial, itupun kan sudah dipakai kan sebagian, mungkin gak sampe lagi 500," katanya.
Dikatakan Syamsul, pihaknya juga terbantu dengan adanya sentra vaksinasi baik TNI/POLRI maupun sentra vaksinasi BUMN.
Baca juga: Ratusan Karyawan Hotel di Medan Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Kedua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksin-moderna-sumut.jpg)