Breaking News:

Kasus Covid-19 Semakin Tinggi dan Stok Vaksin Menipis, Begini Strategi Bobby Nasution

Pemerintah Kota Medan sudah mengoperasikan eks Hotel Soechi Internasional di Jalan Cirebon, Kota Medan menjadi tempat isolasi terpadu Covid-19.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Wali Kota Medan, Bobby Nasution menggelar rapat bersama jajarannya untuk menyediakan temapt Isoma warga yang positif Covid-19. Satu di antaranya Eks Hotel Soechi Internasional di Jalan Cirebon, Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan sudah mengoperasikan eks Hotel Soechi Internasional di Jalan Cirebon, Kota Medan menjadi tempat isolasi terpadu Covid-19. Jadi, warga yang dinyatakan positif Covid-19 akan mendapatkan perawatan sampai pulih di gedung bekas hotel berbintang tersebut. 

“Penanganan Covid-19 harus dilakukan mulai dari hulu sampai hilir, tidak boleh dilakukan sepenggal-sepenggal.  Oleh karenanya, dalam rapat dengan unsur Forkopimda Kota Medan tadi, kita membahas tempat isolasi terpadu penanganan Covid-19. Kita ingin penanganan mulai dari hulunya hingga penyembuhan dilakukan dalam gedung isolasi terpadu. Kita minta Minggu (1/8) ini sudah dibuka dan dilaksanakan di eks Hotel Soechi International yang merupakan aset kita sendiri,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution saat ditemui wartawan di kantor Wali Kota Medan.

Ia menambahkan, pasien Covid-19 yang dirawat itu bergejala maupun bergejala ringan akan mendapatkan perawatan. 

Baca juga: Pendataan Terakhir Besok, Simak Kriteria Penerima Bansos Pemko Medan Selama Masa PPKM Darurat

Baca juga: Terima CSR 20 Ton Beras dan 8 Ribu Liter Minyak Makan dari Musim Mas, Pemko Medan Ucap Terima kasih

Baca juga: CSR Sembako Terus Berdatangan, Bobby Nasution Pastikan Bansos Perusahaan Tepat Sasaran

“Zona merah di lingkungan, warganya yang positif Covid-19, wajib masuk dalam isolasi terpadu. Begitu juga dengan 3 sampai 5 rumah dalam satu lingkungan yang bertahan dalam zona orange selama sebulan, juga kita minta warganya yang positif Covid-19 diwajibkan masuk dalam isolasi terpadu di ex Hotel Soechi International,” kata Bobby Nasution.

Selain itu, kata Bobby Nasution, bagi masyarakat yang datang sendiri dan ingin merasa lebih nyaman, enak dan diperhatikan untuk diisolasi terpadu di eks Hotel Soechi International, dipersilakan datang dan akan dilayani dengan baik.

Terkait itu, imbuh Bobby,  pihak manajemen RSU Royal Prima yang membantu pengelolaan manajemen penanganan Covid-19 mulai dari terkonfirmasi positif hingga penyembuhan akan mendatangkan sumber daya manusia (petugas medis). Dan mulai menginap di ex Hotel Soechi International mulai, Sabtu (31/7/2021). Begitu juga dengan peralatan medisnya, jelasnya, sudah masuk semua.

“Insya Allah, besok mereka sudah bertugas di sana,” ungkapnya.

Selanjutnya menjawab pertanyaan wartawan tentang semakin menipisnya stok vaksin di Kota Medan, Bobby Nasution mengakuinya. Kondisi ini, tidak hanya terjadi di Medan saja tapi juga di sejumlah daerah lainnya di  Sumut.

Bahkan, jelasnya, beberapa kali sudah disampaikan dalam rapat dengan Menko Perekonomian dan Menteri Kesehatan. Kondisi itu, paparnya, menyebabkan 40 % warga yang sudah divaksin dosis pertama hingga kini belum disuntikkan vaksin dosis kedua.

“Stok vaksin saat ini sangat minim. Agustus minggu pertama, kemungkinan  baru bisa masuk lagi. Bagi warga yang sudah divaksin dosis I namun dosis II terlambat, vaksinnya tidak gagal sama sekali dan masih boleh divaksin untuk dosis kedua. Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, tidak gagal juga tidak harus mengulang kembali dari awal,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved