Sosok Greysia Polii, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo yang Dihujani Hadiah Rumah
Seperti yang diketahui, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriani Rahayu sukses meraih gelar juara bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020
Empat tahun berselang Ia berganti pesangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, Greysia melaju keempat final pada Olimpiade Rio 2016.
Sayangnya langkah mereka dihentikan oleh pasangan China Tang Yan Ting/ Yu Yang.
Setahun setelah Olimpiade Rio, Nitya cedera dan harus gantung raket, hal ini membuat Greysia hampir putus asa dan ingin ikut gantung raket.
Pelatih ganda putri Eng Hian kemudian membujuknya untuk terus maju agar sambil menunggu pasangan yang lebih muda.
Eng Hian juga yang memasangkan Greysia dengan Apriani Rahayu, dan berhasil meraih emas di Olimpiade Tokyo setelah menumbangkan pasangan dari China.
Sederet prestasi Greysia Polii dan Apriani Rahayu
Greysia dan Apriani baru dipasangkan 4 tahun lalu setelah Greysia dua kali gagal di ajang Olimpiade.
Greysia Polii dan Apriani Rahayu mulai dipasangkan di nomor ganda putri pada tahun 2017. Sebelum dipasangkan ia sempat mengaku ingin pensiun dari dunia bulu tangkis.
Namun ia memutuskan untuk melanjutkan karier bulu tangkis bersama juniornya ini. Keduanya kemudian mengikuti ajang Thailand Open Grand Prix Gold di tahun yang sama. Ganda putri ini berhasil memenangkan kejuaraan tersebut. Prestasi demi prestasi pun meka raih.
Greysia dan Apriani membuktikan kualitas mereka sebagai ganda putri elite dunia. Kemudian memenangi kejuaran dunia French Super Series di tahun yang sama.
Ditahun yang sama Greysia Polii dan Apriani menjadi runner up turnamen Hong Kong Super Series 2017.
Pada tahun 2018 ganda putri ini mengikuti ajang Indonesia Master. Di tahun yang sama juga mereka berhasil menjadi pemenang di turnamen India Open 2018 setelah mengalahkan pasangan Thailand. Dan berhasil memenangkan Thailand Open.
Keduanya juga meraih mendali perunggu di ajang Asian Games 2018 yang di gelar di Indonesia, selain itu juga berhasil mendapatkan medali perunggu di kejuaraan BWF.
Teruskan Tradisi Emas Atlet Putri
Greysia dan Apriani menjadi atlet putri asal Indonesia ketiga dan keempat yang memenangkan mendali emas dalam ajang olimpiade setelah Susi Susanti pada 1992 dan Lilyana Natsir pada 2016.
Gresysia juga menjadi peraih mendali emas putri tertua pada ajang Olimpiade, dengan Usia 33 tahun.
Greysia dan Apriani menjadi atlet putri asal Indonesia ketiga dan keempat yang memenangkan mendali emas dalam ajang olimpiade setelah Susi Susanti pada 1992 dan Lilyana Natsir pada 2016.
Susi Susanti meraih medali Emas di Olimpiade Barcelona 1992, selain itu ia juga meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996.
Liliyana Natsir lahir di Manado 9 September 1985, pemain bulu tangkis ganda putri dan ganda campuran. Berhasil memenangkan medali emas pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Bersama Tontowi Ahmad.
Gresysia juga menjadi peraih mendali emas putri tertua pada ajang Olimpiade, dengan Usia 33 tahun.
Profil Greysia Polii
Greysia Polii lahir di Jakarta dari pasangan berdarah Minahasa, Willy Polli dan Evie Pakasi. Ia anak ketiga dari lima bersaudara.
Ia tertarik untuk bermain bulu tangkis akibat pengaruh kakaknya Deyana Lomban, yang juga mantan atlet bulu tangkis nasional Indonesia.
Bakat bulu tangkisnya mulai muncul saat ia berumur enam tahun pada 1995.
Keluarga Greysia Polii memang menggemari olahraga badminton, tak heran jika Greysia sudah familiar dengan badminton sejak berusia tiga atau empat tahun.
Greysia memulai debut bermain badminton sejak 2003, sejak saat ini sudah cukup banyak prestasi yang ia torehkan.
Menikahi Pengusaha Berlian
Tak hanya berprestasi, kehidupan Greysia Polii juga menjadi perhatian. Pasalnya ia merupakan pasangan pengantin baru, yang dipinang oleh Djamin Felix.
Menikah pada 23 Desember 2020 lalu, usai merajut tali jalinan asmara selama 6 tahun.
Felix Djamin adalah direktur Swan Jewellery, seorang pengusaha Perhiasan Ia juga memiliki usaha di bidang Fashion merek Fine Counsel.
Lelaki pujaan Greysia itu berasal dari Kalimantan Barat, suami Greysia ternyata lulusan dari Singapore Institute of Management.
Biofile
Nama Lengkap: Greysia Polii
Lahir : 11 Agustus 1987
Tinggi badan : 164 cm
Medali: Kejurnas, Sea Games, Asian Games, Olimpiade Tokyo.
(mag/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sosok-greysia-polii-peraih-medali-emas-olimpiade-tokyo.jpg)