NGERI, Ternyata Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Medan Sudah Sampai Segini

Angka kematian akibat Covid-19 di Kota Medan ternyata cukup serius hingga saat ini, Agustus 2021

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus jenazah Covid-19 di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tutungan, Kamis (5/8/2021).(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus jenazah Covid-19 di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tutungan, Kamis (5/8/2021).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan lahan pemakaman Covid-19 satu-satunya di Kota Medan.

Bobby menuturkan dalam satu minggu terakhir ada 107 jenazah asal Kota Medan yang dimakamkan di TPU Simalingkar B.

"Kita belum setengah jam di sini saja sudah ada tiga mobil ambulance yang masuk satu dari Pemprov Sumut satu lagi dari RS. Per kemarin saja belum ditambah hari ini sudah 7 orang yang dimakamkan," ujar Bobby, Kamis (5/7/2021).

Baca juga: Vaksinasi Massal Picu Keramaian, Bobby Nasution: Tak Ada Keterlibatan Pemko, Bukan Wilayah Medan

"Dalam satu minggu terakhir plus hari ini berarti 107 yang kita makamkan," tambahnya.

Sejak awal kasus Covid-19 di Medan hingga hari ini, Bobby mengatakan sebanyak 1581 jenazah sudah dimakamkan. Sebagian di antaranya berasal dari luar Kota Medan.

"Total yang sudah dimakamkan 1581 itu yang sudah dimakamkan dari tahun 2020 kemarin. Kapasitas kita di sini ada 5000 untuk jenazah. Cuma jangan berpikir masih ada slot, kita berpikir bagaimana mencegahnya," tuturnya.

Bobby menambahkan angka kasus kematian Covid-19 di Kota Medan saat ini cenderung meningkat. Ia pun mengimbau warga Kota Medan untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Ombudsman Sebut Kapolda Sumut Kebobolan Program Vaksinasi Amburadul

"Saya sampaikan ini harus sama-sama kita cegah, lebih bagus kita mencegah, karena kalau sudah terpapar tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain mengobati untuk memperkuat imunitas tubuh," ungkapnya.

Bobby berharap jumlah jenazah yang dimakamkan di lokasi TPU khusus Covid-19 ini tidak sampai 2000 jenazah.

"Kalau bisa ini tidak mencapai angka dua ribu dengan cara kita datang ke sini bagaimana prosesnya agar disampaikan ke masyarakat bahwasanya memang benar adanya Covid-19 ini," katanya.

Baca juga: Bupati Sergai Sebut Kasus Covid-19 di Wilayahnya Bengkak Sejak Idul Adha, Kapolres: Oksigen Terbatas

Sementara itu, untuk jenazah yang berasal dari luar Medan, kata Bobby masih diperbolehkan untuk dimakamkan di lokasi TPU ini selama berada di bawah waktu tempuh 4 jam.

"Total 1581 itu ada juga warga di luar Medan ada, seperti yang saya sampaikan tadi maksimal 4 jam harus dimakamkan. Jadi kalau masih sekitar Deliserdang, Binjai yang tidak lebih 4 jam waktu tempuhnya ya kita masih terima di sini," katanya.

Ia menekankan jangan sampai ada pengutipan biaya lebih khususnya untuk jenazah asal luar Kota Medan.

"Yang penting jangan sampai terjadi yang dari luar daerah kesitu dan diminta biaya. Proses pemakaman nya yang harusnya ditanggung Pemko Medan, hal seperti ini harus dicek ke lapangan," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved