Wanita Ini Culik Bayi Majikannya Karena Ia Mandul, 32 Tahun Kemudian Hal tak Terduga Terjadi

Mengetahui bahwa dirinya tidak subur, seorang wanita berpura-pura jadi pengasuh. Ia kemudian menculik bayi majikannya hanya setelah dua hari bekerja.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Via doisongphapluat
Wanita Ini Culik Bayi Majikannya Karena Ia Mandul, 32 Tahun Kemudian Hal tak Terduga Terjadi. Foto Ilustrasi anak 

Berbagi dalam sebuah artikel pada Agustus 2020, pengasuh Qin mengatakan bahwa dia dan mantan suaminya Li sama-sama dari Guilin. 

Mantan suaminya sering memukulinya. 

Baca juga: Percaya Karena Bersertifikat Profesional, Pasutri Ini Telan Pil Pahit Bayinya Tewas Disiksa Pengasuh

Baca juga: Hanya Karena Kencing di Celana, Pengasuh Kejam Siksa Anak Majikan, Usus Luka Hingga Tengkorak Patah

Wanita ini kabur dari rumah setelah bertengkar dengan suaminya. 

Mengetahui dia tidak subur, dia mencoba menculik Cao Ping untuk membesarkannya.

Meskipun kakaknya telah kembali, Cao Ying berpikir bahwa kerusakan emosional yang disebabkan oleh pengasuh Quin terhadap keluarganya selama beberapa dekade terakhir terlalu besar.

Oleh karena itu, keluarga Cao Ying memutuskan untuk menuntut wanita ini.

Menurut Cao Ying, keluarganya dulu sangat kaya, jika bukan karena pengasuh yang membawanya pergi, kakaknya akan memiliki kehidupan yang lebih baik, perawatan yang lebih penuh perhatian. 

Pekerjaan pengasuh menyebabkan Cao Ping menderita.

Seorang bayi diculik oleh pengasuhnya karena ia mandul. Setelah 32 tahun, sebuah keajaiban terjadi.
Seorang bayi diculik oleh pengasuhnya karena ia mandul. Setelah 32 tahun, sebuah keajaiban terjadi. (Via doisongphapluat)

Cao Ping bahkan tidak menyelesaikan sekolah menengah.

Melihat putranya menjalani kehidupan yang menyedihkan adalah rasa sakit yang luar biasa di hati orangtua kandungnya.

Menurut pengumuman hasil pengaduan pidana keluarga Cao dari Kejaksaan Rakyat Distrik Tuong Son, Guilin, pengasuh Quin terlibat dalam kejahatan penculikan dan penipuan anak. 

Namun karena batas waktu kejahatan perempuan ini telah berakhir, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.

Pada tanggal 6 Agustus, Kejaksaan Rakyat Guilin mengeluarkan pemberitahuan bahwa pengasuh Qin Mouying menipu anak di bawah umur 14 tahun untuk meninggalkan keluarga dan wali mereka.

Keluarga Cao Ping saat ini terus mengajukan banding karena mereka tidak menerima kesimpulan dari pihak berwenang.

Baca juga: Tak Tahu Diri, Pengasuh Kejam Tampar dan Tarik Kepala Bayi Majikan,Padahal Sudah Diberi Kepercayaan

Baca juga: Usulan Copot Jaksa Agung hingga Perlakuan Hukum Jaksa Pinangki, Inilah Hasil Survei KedaiKOPI

Sebelumnya, kasus penculikan bayi laki-laki oleh seorang pengasuh yang dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya hingga 33 tahun kemudian juga terjadi di Chongqing, China pada tahun 1988.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved