Breaking News:

Aiptu Josmer yang Ditembak Mati Saudaranya Tinggalkan Dua Anak dan Istri yang Hamil

Josmer ditembak oleh saudaranya Yones Siondihon Naibaho (20) di peternakan bebek, tanah garapan eks PTPN II Desa Bangun Sari Baru.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
HO
Yones Siondihon Naibaho (insert), pelaku penembak kepala pamannya, seorang anggota Polda Sumut Aiptu Josmer Samsuardi Manurung (tergeletak). Kini Yones ditahan di sel Polsek Tanjungmorawa, Polres Deliserdang, Kamis (19/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Aiptu Josmer Samsuardi Manurung yang (44) tewas tertembak meninggalkan dua orang anak dan satu istri. 

Josmer ditembak oleh saudaranya Yones Siondihon Naibaho (20) di peternakan bebek, tanah garapan eks PTPN II Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang

Kediamannya yang berada di Jalan Kebun Sayur, Dusun XII Desa Limau Manis, Tanjungmorawa tampak sepi. 

Saat itu hanya ada beberapa ibu-ibu yang menjadi tetangga korban.

"Jenazahnya dari rumah sakit dibawa ke kampung halaman orangtuanya. Kami enggak tahu pasti dimana rumah orangtuanya itu tapi di daerah Sei Bamban dekat Tebing Tinggi,"ucap para ibu-ibu.

Sei Bamban adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Serdangbedagai yang berbatasan dengan Kotamadya Tebingtinggi. 

Para tetangga mengaku selama ini korban dikenal cukup baik di lingkungan sekitar. 

"Baik kali lah bapak itu. Kalau bicara pun lembut dia sama kami. Istrinya itu si Erni Siregar sekarang ini sedang mengandung calon anak ke tiga mereka. Sudah enam bulan katanya kandungannya," kata warga.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin Manurung mengungkap motif pelaku melakukan penembakan terhadap Aiptu Josmer Samsuardi Manurung karena sakit hati. Setelah pelaku diamankan mereka pun langsung membawanya ke Polsek. 

Saat ini pihaknya masih mendalami setiap keterangan pelaku. 

Baca juga: Tak Terima Dimarahi, Seorang Penjaga Bebek Tembak Mati Seorang Polisi

"Dia sakit hati karena dimarahi. Korban ini kan punya usaha peternakan bebek. Jadi bebeknya itu banyak bermatian dan hasil telurnya juga berkurang,"ucap Sawangin. 

Sawangin menambahkan korban yang bertugas di Polda Sumut sudah dua pekan tidak datang ke peternakan karena sempat positif Covid. Setelah selesai menjalani isolasi ia pun bergegas ke tempat usahanya itu. 

"Jadi begitu dia datang ke sana sempat bersihkan pistolnya tapi dari belakang direbut pelaku dan langsung ditembakkannya ke arah korban bagian kepala. Pelaku sudah menyesali perbuatannya," kata Sawangin. 

Kasus pembunuhan ini rencananya akan dilimpahkan ke Polresta Deliserdang. Ia pun belum mengetahui secara pasti dimana korban dimakamkan nantinya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved