Breaking News:

RSU Kabanjahe Patok Harga PCR Lebih Murah, Simak Penjelasannya

RSU Kabanjahe mematok harga test PCR lebih murah dibanding dengan rumah sakit lain. Simak penjelasannya

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Seorang tenaga kesehatan dengan berpakaian Alat Pelindung Diri lengkap beraktivitas di sekitar ruang isolasi pasien Covid-19, di RSU Kabanjahe, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Rabu (4/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,KARO-Di RSU Kabanjahe, harga test PCR sudah jauh lebih murah dibanding tempat lainnya.

Adanya keputusan penurunan harga ini merujuk dari surat edaran Kemenkes nomor HK.02.02/I/2845/2021.

Direktur RSU Kabanjahe dr Arjuna Wijaya mengatakan, pihaknya menurunkan biaya PCR dari sebelumnya sebesar kurang lebih Rp 900 ribu menjadi Rp 520 ribu.

Baca juga: Lion Air Tawarkan Layanan PCR di Sumut Rp 380 Ribu dan Antigen Rp 35.000, Ini Tempatnya

"Terkait biaya test PCR, kita sudah tetapkan saat ini biaya test PCR mandiri sebesar Rp 520 ribu," kata Arjuna, Minggu (22/8/2021).

Arjuna menjelaskan, terkait perubahan tarif untuk test PCR ini, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran dan menetapkannya sejak Rabu (18/8/2021) kemarin.

Dengan telah diterapkannya biaya PCR tersebut, pihak RSU Kabanjahe tercatat menurunkan tarif PCR lebih rendah lima ribu rupiah dari ketentuan Kemenkes.

"Jadi untuk pelaku perjalanan, saat ini sudah bisa melakukan tes dengan biaya Rp 520 ribu satu kali tes," katanya. 

Baca juga: Biaya Tes PCR Kualanamu Turun Menjadi Rp525 Ribu, Berikut Jadwal Tesnya

Ketika ditanya perihal jadwal pelayanan tes PCR, Arjuna menjelaskan jika pihaknya membuka pelayanan bagi masyarakat setiap hari.

Dirinya mengatakan, untuk jadwal pendaftaran sendiri dibuka mulai pukul 10.00 WIB, hingga akhirnya hasil bisa didapatkan pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB. 

"Untuk hasilnya bisa didapatkan dalam satu kali 24 jam," ucapnya.

Baca juga: Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Perintahkan Jajaran Awasi Harga Tes PCR, Minta Warga Aktif Lapor

Dirinya mengungkapkan, hampir setiap harinya pihaknya dapat menerima pengecekan sampel PCR dari pelaku perjalanan mulai 25 hingga 30 orang per harinya.

Kemudian, untuk pasien yang sedang menjalani isolasi bisa mencapai 40 orang setiap harinya.(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved