Almarhum Haji Anif Ternyata Konsen di Bidang Pendidikan, Ini Alasannya

Almarhum selalu memuji dirinya karena memiliki anak asuh dari aksi sosial yang dilakukannya di sektor pendidikan. 

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan
Riwayat Hidup H. Anif 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Almarhum Haji Anif Shah ternyata semasa hidupnya sangat konsen dengan bidang pendidikan kaum miskin . 

Hal itu disampaikan oleh dr. Sofyan Tan selaku anggota DPR RI yang mengatakan sudah 30 tahun lebih mengenal sosok almarhum 

"Almarhum sangatlah ringan tangan, dalam pengertian pantang melihat orang yang susah. Dia sangat senang dan konsen di bidang pendidikan," ujarnya kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Rabu (25/8/2021). 

Almarhum selalu memuji dirinya karena memiliki anak asuh dari aksi sosial yang dilakukannya di sektor pendidikan. 

Baca juga: Dua Kali Mediasi, Perusahaan Ekspor Kopi Hanya Bersedia Bayar Pesangon Sebulan Gaji Karyawan di PHK

"Dia konsen sekali di bidang pendidikan. Maka perguruan tinggi di Medan seperti USU, UNIMED, dan UINSU banyak menerima bantuan dari almarhum," sebutnya. 

Anif dikatakan sangat peduli bidang pendidikan. Tidak heran ada gedung perkuliahan Haji Anif yang berdiri di universitas ternama di Medan. Seperti USU, UNIMED, dan UINSU. 

Bahkan saat Sofyan berencana melakukan aksi sosial untuk membagikan buku - buku ke perpustakaan dan lainnya, Haji Anif langsung turut berpartisipasi. 

"Alasannya konsen di bidang pendidikan karena masa kecilnya susah dan diakui ia tidak berpendidikan tinggi," ungkapnya. 

"Dan dia merasa lewat pendidikan itu bisa merubah nasib orang. Bukan semata - mata kasih uang tetapi ilmu. Makanya asal dibilang kasih bantuan untuk sekolah dia langsung senang sekali," lanjutnya. 

Salah satu yang membuat Sofyan dengan Haji Anif serta sebaliknya ialah konsentrasi di bidang pendidikan tanpa membedakan suku, agama, dan RAS. 

Baca juga: Pelaku Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Terancam Hukuman Mati, 2 Anak Istri Muda Diperiksa & Tes DNA

Almarhum sering mengatakan ke Sofyan bahwa mereka sejalan konsen untuk peduli pada pendidikan fakir miskin. 

Pernah dirasanya ada momen lucu dengan almarhum.

Saat itu ia masih belum terjun ke politik. Tetapi, almarhum pernah bilang bahwa apa yang dilakukan Sofyan seperti seorang muslim. 

"Lalu dibilang mau gak saya masuk Islam biar dia buat pesta besar - besaran. Nah itu lucu sekali sangking terkesannya dengan pekerjaan saya," sebutnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved