Breaking News:

Info Kesehatan

Baru Dibocorkan WHO, Inilah Golongan Rentan Terpapar Covid-19 Meski Sudah 2 Kali Vaksin

Lantas, bagaimana orang yang sudah divaksin itu mengidap Covid-19 dan siapa yang paling berisiko mengalami kejadian ini?

Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (tengah) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Sekolah Yayasan Almanar, Medan, Rabu (18/8/2021). Sebanyak 1.500 dosis vaksin Covid-19 untuk tahap pertama yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumut sebagai upaya program percepatan vaksinasi nasional. 

TRIBUN-MEDAN.com - Orang yang sudah mendapat vaksin Covid-19 penuh atau sudah disuntik dua kali masih berpotensi terpapar virus corona.

Lantas, bagaimana orang yang sudah divaksin itu mengidap Covid-19 dan siapa yang paling berisiko mengalami kejadian ini?

Direktur Departemen Imunisasi, Vaksin dan Biologi di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Katherine O'Brien menjelaskan, vaksin yang kita miliki untuk melawan Covid-19 adalah vaksin yang sangat efektif.

Dalam hasil uji klinis, sejumlah vaksin memiliki efikasi antara rentan 80-90 persen.

WHO sendiri mengungkap bahwa batas efikasi vaksin yang bisa diterima dan dinyatakan efektif untuk melawan penyakit adalah di atas 50 persen.

"Tetapi itu tidak berarti bahwa 100 persen orang akan terlindungi dari penyakit," kata Kate dalam video WHO’s Science in 5 on COVID-19: Can I get infected after vaccination? yang tayang di YouTube WHO, Minggu (15/8/2021).

"Tidak ada vaksin untuk penyakit apapun yang memberi perlindungan hingga 100 persen," imbuh Kate.

Karena tidak ada vaksin yang dapat memberi perlindungan hingga 100 persen itulah, Kate berkata, tetap ada kemungkinan orang yang sudah divaksin penuh atau sebagian untuk mengalami penyakit tertentu.

Kate menegaskan, orang yang sudah divaksin Covid-19 tapi tetap terinfeksi virus corona bukan berarti vaksin tidak bekerja. Bukan berarti juga ada yang salah dengan vaksinnya.

"Maksudnya adalah tidak semua orang yang menerima vaksin memiliki perlindungan 100 persen," ungkap Kate yang seorang dokter penyakit menular dan ahli vaksinologi ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved