Cerita Rahudman Harahap Menginisiasi Renovasi Masjid Lapas Tanjunggusta
Mantan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap sudah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas-IA Tanjung Gusta pada Senin (31/5/2021)
Di sana (Lapas) saya mendapatkan banyak manfaat, baik untuk diri sendiri maupun teman-teman. Tentu saja peran keluarga yang penting sebab keluarga yang selalu mendoakan dan memberikan semangat. Ada istri dan anak-anak yang selalu ada untuk saya.
Begitu juga teman-teman dekat saya selalu ada. Kadang ada teman-teman melihat saya. Bahkan, keluarga napi yang sedang menjenguk juga menyapa. Kalau tidak ada yang memberikan semangat gawat juga.
Jadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga. Saya rasakan betapa pentingnya keluarga. Luar biasa keluarga ini. Mungkin semua ini kehendak Allah jadi saya atur kesehatan dan berolahraga secara teratur juga.
Misalnya, ketika pengin sesuatu saya telepon istri. Kemudian, istri datang bawa makanan. Bila perlu setiap hari datang. Jangan pula istri dan anak-anak makan enak, saya tidak makan. Bagi-bagilah.
Kami dapat cerita menarik, Abangda Harus Lepas Jabatan, Kemudian Jabatan itu Berpindah ke Wakil Wali Kota, Sempat Ketemu?
RH: Saya dengan Dzulmi Eldin itu sudah seperti abang dan adik. Jadi saat Eldin datang ke lapas karena tersandung juga saya yang menerima. Saya tidak canggung. Kami sering bincang-bincang dan ketawa-ketawa. Namun, kalau lagi jalan distel-lah supaya tidak ingat masa lalu. Biar tidak rusak pikiran.
Pada dasarnya saya santai saja, tidak ada masalah. Pokoknya baik-baik saja, tidak perlu ingat masa lalu.
Saat Kembali ke Masyarakat Pernahkan Pengin Melihat Teman-teman di Sana?
RH: Setelah keluar saya dua kali ke sana (Lapas Tanjunggusta). Kadang-kadang kawan-kawan di sana pengin sate ya saya bawakan. Rencananya saya ada pengajian tiap hari sabtu. Saya membuka diri. Apa yang bisa saya bantu tentu akan bantu. Pengalaman di dalam itu sangat luar biasa. Saya kembali tegar menghadapi semua. Alhamdulillah manfaatnya yang saya peroleh di dalam sangat berharga.
Apa Kegiatan Abangda untuk Mengiri Hari-hari saat Pandemi Covid-19 Ini ?
RH: Kegiatan sehari-hari selama pandemi Covid-19 ini di rumah, kadang-kadang keluar jalan-jalan, kadang-kadang mengunjungi keluarga, kadang-kadang mengunjungi tokoh-tokoh. Dan, terima tamu juga tokoh-tokoh, tetap memperhatikan protokol kesehatan. Lebih banyak menyesuaikan situasi saat ini tetapi silaturahmi tetap dibangun. Membangun hubungi kembali dengan rekan-rekan. Kawan-kawan dibangun kembali, baik tokoh birokrat, tokoh pemuda dan politisi.
(Jefri Susetio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rahudman-harahap-bincang-bincang-di-acara-ngopi-sore.jpg)