Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Karo Mulai Senin Depan, Sekolah Jangan Main-main

Banyak sekolah yang memilih untuk memulai melakukan PTM terbatas pada Senin (6/9) mendatang.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/NASRUL
KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti. (TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Beberapa daerah di Sumatera Utara, mulai menggelar proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas kemarin (1/9/2021). Namun, untuk di Kabupaten Karo berdasarkan informasi yang didapat hanya beberapa sekolah saja yang memulai pembelajaran di sekolah.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Karo, Eddi Surianta Surbakti mengatakan, hingga saat ini pihaknya hanya menerima laporan dari beberapa sekolah saja yang mulai melakukan PTM terbatas. Dikatakannyaa, berdasarkan laporan yang ada, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya sebanyak tiga sekolah yang melapor. Sedangkan untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), sampai saat ini belum ada yang melakukan PTM terbatas.

"Tadi kita minta sekolah yang sudah mulai PTM terbatas untuk laporan. Dari data yang ada tingkat SMP sebanyak tiga sekolah yaitu di SMP 1 Tigabinanga, SMP 1 Simpangempat, dan SMP satu atap Dolat Rayat. Sedangkan untuk SD belum ada yang lapor," ujar Eddi di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Rabu (1/9/2021).

Eddi menjelaskan, dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Karo diketahui banyak yang memilih untuk memulai melakukan PTM terbatas pada Senin (6/9) mendatang. Dirinya mengatakan, hal ini kemungkinan dipilih oleh sekolah karena untuk mematangkan persiapan.

Terlebih, berdasarkan surat edaran dari Gubernur Sumatera Utara jika keputusan pembukaan PTM terbatas ini diputuskan pada Senin (30/8) kemarin. Sedangkan untuk pembukaan PTM terbatas di daerah, dimulai pada hari ini di mana hanya berselang selama tiga hari.

"Yang lainnya tadi saya dapat informasi akan memulai PTM terbatas hari Senin depan. Ya mungkin mereka mau ada persiapan dulu. Kemarin ada juga yang bertanya apakah harus ada persetujuan dari orangtua siswa. Tapi karena saat tahun ajaran baru sudah kita lengkapi jadi tidak perlu lagi," ucapnya.

Baca juga: SEBAGIAN Besar Sekolah di Karo bakal Mulai Tatap Muka Senin Depan, Kadis Minta Jangan Main-main

Eddi mengatakan, untuk PTM terbatas, baik dari Dinas Pendidikan hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, sudah memberikan izin untuk dimulai pada hari ini (kemarin). Namun, kemarin memang pihaknya kembali menekankan kepada sekolah agar benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya sebelum memulai PTM terbatas.

"Jadi memang kita informasikan, bagi yang sudah siap ya silakan saja kalau mau dimulai. Kerena memang sekarang sudah menyesuaikan," katanya.

Namun begitu, Eddi mengatakan pihaknya meminta kepada sekolah agar tidak gegabah dan jangan main-main. Dirinya menjelaskan, jika memang sekolah memang belum yakin untuk dapat melakukan PTM terbatas sesuai dengan instruksi dari gubernur, maka sebaiknya PTM ditunda terlebih dahulu.

"Dalam hal ini memang sangat kita tekankan, terlebih untuk penerapan protokol kesehatannya. Apalagi untuk Satgas sekolah, kita minta jangan main-main, dan harus tetap aktif mengawasi para pelajar," ungkapnya.

Eddi menambahkan, pihaknya akan melakukan monitoring bagi sekolah yang sudah mulai melakukan proses PTM terbatas. Nantinya jika pihaknya melihat ada yang tidak sesuai dengan instruksi, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk menutup sekolah tersebut dan kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh. "Karena memang faktor yang paling penting itu keselamatan dan keamanan siswa serta guru," pungkasnya.(cr4/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved