Breaking News

Viral Medsos

Beredar di Media Sosial Peralatan Militer AS yang Tertinggal di Afghanistan Malah Diangkut ke Iran

Taliban menguasai harta karun rampasan perang berupa peralatan militer yang telah diberikan kepada pemerintah Afghanistan oleh AS.

Editor: AbdiTumanggor
Twitter /Perisanintel
Peralatan militer AS yang tertinggal di Afganistan tampak diangkut ke Iran. Foto ini beredar luas di media sosial. 

Ada kekhawatiran di Washington bahwa senjata yang disita Taliban dapat diserahkan kepada musuh-musuh AS atau digunakan untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu.

TRIBUN-MEDAN.COM - Seperti yang sudah dijanjikan Presiden Joe Biden, Amerika resmi mengakhiri pendudukan 20 tahun Afghanistan, 31 Agustus 2021.

Keberangkatan pesawat kargo menandai berakhirnya evakuasi udara besar-besaran di mana puluhan ribu orang kabur dari Afghanistan, takut akan kembalinya kekuasaan Taliban.

"Lima pesawat terakhir telah pergi, sudah berakhir!" kata Hemad Sherzad, seorang pasukan Taliban yang ditempatkan di Bandara Internasional Kabul.

“Saya tidak bisa mengungkapkan kebahagiaan saya dengan kata-kata. ... Pengorbanan kami selama 20 tahun berhasil.”

Di Washington, Jenderal Frank McKenzie, Kepala Komando Pusat AS, mengumumkan penyelesaian perang terpanjang Amerika dan upaya evakuasi, dengan mengatakan pesawat terakhir lepas landas dari bandara Kabul pada pukul 15.29. EDT — satu menit sebelum Senin tengah malam waktu Kabul.

Jenderal Frank McKenzie mengakui masih ada warga Amerika, kemungkinan berjumlah "ratusan sangat rendah," tertinggal di Afghanistan, dan dia yakin mereka masih bisa meninggalkan negara itu.

Menteri Luar Negeri Amerika Anthony Blinken mengatakan bahwa 123.000 orang telah dievakuasi sejak Taliban mengambil alih Afghanistan pada 14 Agustus.

Yang dievakuasi termasuk 6.000 warga negara Amerika.

Blinken mengakui antara 100 dan 200 warga Amerika masih berada di Afghanistan dan AS akan menagih janji Taliban untuk membiarkan orang-orang dengan bebas meninggalkan negara itu.

Tentara Amerika Terakhir Angkat Kaki

Mayor Jenderal Chris Donahue menjadi tentara Amerika yang terakhir meninggalkan Afghanistan
Mayor Jenderal Chris Donahue menjadi tentara Amerika yang terakhir meninggalkan Afghanistan (twitter)

Mayor Jenderal Chris Donahue, Komandan Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat AS, Korps Lintas Udara XVIII, telah membuat sejarah sebagai tentara AS terakhir yang meninggalkan tanah Afghanistan.

Mayor Jenderal Chris Donahue naik pesawat kargo C-17 di Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, yang lepas landas pada pukul 15:29 EDT - tengah malam Kabul, 31 Agustus 2021.

Sebuah foto yang diunggah Kementerian Pertahanan Amerika, menggunakan optik penglihatan malam, Mayor Jenderal Chris Donahue, Komandan Divisi Lintas Udara ke-82, berjalan masuk ke pesawat pesawat kargo C-17, yang tercatat sebagai tentara terakhir Amerika meninggalkan Kabul.

Pemimpin Taliban Selebrasi di Bandara Kabul

Keberangkatan pesawat terakhir Amerika disambut gegap gempita oleh Taliban yang memproklamasikan "kemerdekaan penuh" untuk Afghanistan.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan Selasa pagi bahwa "tentara Amerika meninggalkan bandara Kabul, dan negara kita mendapatkan kemerdekaan penuh."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved