Breaking News

Selama 16 Tahun Pria Ini Rawat Mantan Suami Istrinya Hingga Anggap Saudara Sendiri, Begini Kisahnya

Selama 16 tahun, pria ini tinggal dan merawat mantan suami istrinya. Dia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Selama 16 tahun, pria ini tinggal dan merawat mantan suami istrinya. Dia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya. 

TRIBUN-MEDAN.com – Selama 16 tahun, pria ini tinggal dan merawat mantan suami istrinya.

Dia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya.

Mendapatkan banyak desas-desus dan keberatan penduduk desa, pria ini tetap bertekad untuk melakukannya.

Sehingga saat ini, si istri sadar bahwa dia tidak membuat pilihan yang salah.

Pasangan suami istri Liu Haojin dan Zhou Yuying tinggal di kota Lishui, provinsi Zhejiang, China, adalah keluarga biasa dan memiliki seorang anak.

Tapi kemudian, sebuah peristiwa terjadi sehingga membuat seluruh keluarga berubah ke situasi yang sulit dan membingungkan.

Baca juga: Gara-gara Cemburu, Istri Teleponan sama Pria Lain, Suami Ini Ngamuk, Menikam sampai Mati

Baca juga: Dicap Loyo dan Tak Perkasa, Suami Ini Cumbui Istri Sambil Videokan Keganasannya di Malam Pertama

21 tahun yang lalu, Liu Haojin adalah seorang tukang kayu.

Saat bekerja, dia tiba-tiba mengalami kecelakaan kerja, jatuh dari lantai 3.

Selama 16 tahun, pria ini tinggal dan merawat mantan suami istrinya. Dia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya.
Selama 16 tahun, pria ini tinggal dan merawat mantan suami istrinya. Dia bahkan menganggapnya sebagai saudaranya. (eva.vn)

Meski beruntung bisa menyelamatkan nyawanya, Liu Haojin mengalami kelumpuhan seluruh tubuh bagian bawah.

Ia mengalami cacat tingkat pertama.

Tidak hanya kehilangan kemampuannya sepenuhnya untuk bekerja tetapi juga harus bergantung pada orang lain karena tidak bisa mengendalikan diri.

Bahkan untuk kebutuhan ke kamar mandi, dia tidak bisa pergi sendiri.

Pada saat itu, Zhou Yuying sangat pekerja keras, banyak hutang, harus mengurus kehidupan sehari-hari suami dan putrinya, dan harus mencari pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.

Baginya tidak ada hari libur.

Dari dini hari hingga larut malam, bahkan tidur pun tidak nyenyak karena takut terjadi hal buruk pada suaminya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved