Breaking News:

Gubernur Sumut Minta Maaf

Sudah Tiga Tahun Jadi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi Minta Maaf Belum Bisa Berbuat Banyak

Edy Rahmayadi sudah tiga tahun menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Dia minta maaf belum bisa berbuat banyak

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
Istimewa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama sejumlah pejabat seperti Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau vaksinasi Covid-19 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pada tangggal 5 September 2021, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah tepat tiga tahun memimpin Pemprov Sumut.

Gubernur Edy Rahmayadi yang diwawancarai usai salat Zuhur di Masjid Rumah Dinas, Jalan Sudirman Medan pada Senin (6/9/2021) menyatakan permohonan maaf.

Ia tak menampik masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi sesuai dengan janji kampanyenya sebelum terpilih di Pilgub 2018 lalu.

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi akan Sikat Orang yang Berani Kuasai Bumi Perkemahan Sibolangit

"Khusus untuk saya yang telah masuk tiga tahun, saya minta maaf lah kepada rakyat Sumut. Saya belum bisa memberikan hal yang terbaik. Tapi saya berusaha yang paling baik untuk rakyat Sumut," ucap Edy.

Menurut mantan Pangkostrad itu, di awal kepemimpinan dirinya bersama Musa Rajekshah atau Ijeck, Pemprov Sumut fokus untuk menyelesaikan utang ke kabupaten/kota.

Lalu pada tahun 2020, progres pembangunan terhambat, lantaran adanya pandemi Covid-19 sehingga mau tak mau harus melakukan refocusing terhadap APBD Sumut yang sebelumnya sudah ditetapkan.

"Di sana sini, masih banyak kekurangan denyan kondisi ya, semua pasti tahu. Tahun pertama kita menyelesaikan utang. Tahun kedua itu, refocusing dan disibukkan dengan kegiatan penanganan Covid-19 sampai saat ini," ungkapnya.

Baca juga: Edy Rahmayadi Keluarkan Ingub Sumut Tentang PTM Terbatas, Ada 3 Kabupaten/Kota Laksanakan PJJ

Edy menjelaskan, ada berbagai program Pemprov Sumut yakni jangka pendek, menengah dan panjang yang harus segera dibenahi dan dikerjakan.

Jangka pendek, pihaknya mengaku segera membenahi permasalahan yang ada, termasuk menangani pandemi Covid-19.

Untuk jangka menengah, berbagai proyek pembangunan, seperti Sport Centre (Deli Sport City), Power Plant di Batubara.

"Dia terhambat. Seharusnya berjalan di 2020, tapi terhambat dengan Covid-19. Orang-orang yang melakukan KPBU tak bisa melakukan dengan leluasa. Dan mudah mudahan tahun depan itu bisa dilaksanakan," ucapnya.

Baca juga: Edy Rahmayadi Berikan 80 Bola dan Uang untuk Pemain PSMS Medan

Atas capaian yang belum berjalan itu, orang nomor satu di Pemprov Sumut itu pun untuk kedua kalinya menyatakan permohonan maaf.

"Sekali lagi saya mohon maaf. Tetap kita punya cita-cita dan berdoa," pungkasnya.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved