Wulan Guritno Pamer Tato di Punggungnya, Ternyata Punya Makna yang Dalam

Wulan mengatakan tato yang sama juga dimiliki oleh sang adik yang harus terpisah negara dengannya.

Instagram @wulanguritno
Potret Wulan Guritno 

Wulan mengatakan tato yang sama juga dimiliki oleh sang adik yang harus terpisah negara dengannya.

"Perceraian keluarga membuat sy dan adik2 terpisah negara ,ini tattoo persaudaraan yg adik sy jg miliki persis

Ini tattoo darah Indonesia & Inggris yg mengalir di tubuh sy

Ini tatto di buat dgn rasa sakit dan sedikit darah keluar ,tanda kecil & awal bukti rasa cinta dan hormat sy terhadap keluarga dan negara," tulisnya di akun Instagram miliknya.

Potret Wulan Guritno tetap tampil seksi di usia 39 tahun
Potret Wulan Guritno tetap tampil seksi di usia 39 tahun (INSTAGRAM WULAN GURITNO)

Ia mengatan tato tersebut merupakan lambang indahnya keberagaman.

"Tattoo tanda cinta dan hormat sy akan indahnya keberagaman

Di lahirkan dgn 2 darah mengalir, 2 culture barat dan timur ,fisik mixed dan nama mixed Sri Wulandari Lorraine," ujarnya.

Wulan mengatakan, ia dibesarkan dengan budaya dan agama yang beragam.

Baca juga: Selama Ini Wulan Guritno Terbiasa Baca Zikir, Ketakutan Jika Tak Capai Target Harian

"Saat perceraian orang tua sy sempat hidup dengan eyang putri dgn didikan toto kromo jawa dan didikan ibu asli inggris, keluarga ibu sy kristiani dan keluarga ayah muslim

Saya diajak ibu ke gereja, tetapi di bebaskan di umur 18 mau memilih beragama apa dan berwarga negara apa, saya memilih muslim dan Indonesia dan semua menghormati.

Saya membantu ibu sy menaikan pohon natalnya ,ibu sy mengingatkan saya sholat ..
tidak mempengaruhi kepercayaan kita masing2," ujarnya.

Ia pun menceritakan bagaimana didikan sang nenek. 

Area dapur dan meja makan di rumah Wulan Guritno
Area dapur dan meja makan di rumah Wulan Guritno (Instagram.com/@wulanguritno)

"Karena sempat di besarkan eyang putri, banyak didikan Jawa yang menempel tidak membuat ibu sy geram krn byk yg bertolak belakang dengan kultur yg dia pahami.

Ibu ikut mempelajari dan melebur, saya pun menyerap dari 2 culture tersebut yg memang baik .....

1 kata dan rangkuman dr semua ini saya merasa "LUAS" dan "KAYA"," tulisnya (sep/tribun-medan.com)  

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved