Breaking News:

Mahasiswi Hanyut di Objek Wisata

Objek Wisata Pelaruga di Langkat Makan Korban, Mahasiswi Asal Asahan Hilang Ditelan Arus Sungai

Mahasiswi asal Asahan Khirunnisa Alhady Hasibuan hilang ditelan arus sungai Sei Berte di pemaindian Pelaruga

HO
Khirunnisa Alhady Hasibuan, mahasiswi asal Asahan hanyut di objek wisata Pelaruga.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Objek wisata pemandian Pelaruga di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat makan korban.

Mahasiswi asal Asahan bernama Khirunnisa Alhady Hasibuan (20) hilang ditelan arus Sungai Sei Berte saat mandi-mandi bersama temannya, Sabtu (11/9/2021).

Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono menerangkan korban warga Sentang Kisaran Timur, Kabupaten Asahan hanyut terbawa arus sungai Sei Berte sekira pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Bocah 8 Tahun Hanyut di Batubara saat Hendak Memancing

"Satu tim personel siaga Rescuer Kantor SAR Medan berjumlah 6 orang telah diberangkatkan untuk melaksanakan operasi SAR pencarian mahasiswi tersebut," tuturnya kepada tribunmedan.com.

Ia menyebutkan, kejadian berawal ketika korban bersama tiga orang temannya mandi di Sungai Sei Berte pukul 15.00 WIB.

Namun tiba-tiba debit air sungai naik dan meluap hingga ketinggian 1 meter melebihi pinggiran sungai.

"Pada saat kejadian korban bersama rekannya sedang berdiri di sebuah batu dan seketika air sungai yang cukup deras langsung menghempas korban dan temannya," lanjut Toto.

Baca juga: Hendak Memancing di Sungai, Bocah 8 Tahun Hanyut di Batubara

Rekan korban berhasil selamat, namun nahas korban terbawa arus sungai.

Toto menjelaskan, pada saat kejadian pemandu wisata setempat langsung melakukan pertolongan kepada korban, namun derasnya air sungai membuat korban terlepas hingga menyebabkan hanyut.

"Pemandu wisata dan rekan-rekan korban telah berusaha melakukan pencarian namun korban belum diketemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada Petugas siaga Kantor SAR Medan," bebernya.

Baca juga: REMAJA 16 Tahun Hanyut saat Berenang di Sungai Bingei Binjai

Hingga saat ini, personel SAR sudah di lapangan melakukan pencarian dan selanjutnya berkoordinasi dengan polsek setempat guna melaksanakan operasi SAR.

"Semoga korban secepatnya diketemukan, amin," jelasnya.

Sebelumnya pada 2016 silam, abang beradik dan satu temannya total 3 orang meninggal akibat banjir bandang di wisata Pelaruga, Sei Bingai, Kabupaten Langkat pada 30 Mei 2016 silam.(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved