Breaking News:

Donor Darah

Pendonor Darah yang Pernah Terpapar Covid-19 Tetap Bisa Mendonor dengan Syarat Berikut

Pendonor darah yang pernah terpapar Covid-19 tetap bisa melakukan donor dengan syarat dan ketentuan berikut

Penulis: anisa rahmadani | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas Unit Transfusi Darah RSUP Adam Malik menunjukkan kantong berisi darah dari pendonor saat berlangsung kegiatan donor darah di Kampung Sejahtera, Medan, Kamis (4/2/2021). Kegiatan donor darah tersebut untuk memperingati Hari Kanker Sedunia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Masyarakat yang baru saja melaksanakan vaksinasi, atau mereka yang pernah terpapar Covid-19 tetap bisa mendonorkan darahnya.

Hal itu disampaikan Kasi Pelayanan Teknik Lab dan BDRS Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, dr Ira.

"Baik yang sudah terpapar covid ataupun vaksin tetap bisa lakukan donor darah. Hanya saja ada beberapa poin yang harus diketahui para pendonor," kata Ira, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Bantu Persediaan Darah di Kota Medan, Hotel Grand Mercure Gelar Donor Darah

Untuk yang sudah vaksin tahap 1, lanjut Ira, boleh melakukan donor darah setelah 3 hari usai vaksinasi.

Sementara untuk masyarakat yang sudah vaksin tahap 2 dan 3, boleh melakukan donor darah setelah 1 minggu usai vaksinasi. 

"Karena vaksin itu kan virus yang dimasukkan ke dalam tubuh, sehingga darah dalam tubuh itu masih harus beradaptasi dengan virus yang masuk," terang Ira. 

Ia menjelaskan, akan ada dampak berbahaya bagi masyarakat yang lakukan donor darah usai vaksinasi secara langsung.

Baca juga: PMI Kota Medan Masih Kekurangan Stok Darah, Meski saat Ini Persediaan Ada 4000 Kantong

"Bawaan habis vaksin itu kan berbagai macam. Diantaranya lemas, lapar, bahkan bisa demam beberapa hari. Apabila kita ambil darahnya langsung, bisa-bisa pendonor drop dan lain sebagainya," jelas Ira.

Meskipun kondisi pendonor sehat, jika sudah vaksinasi, pihaknya tidak akan menganjurkan untuk pengambilan darah.

"Makanya kita sebelum mengambil darah, selalu tanya kapan terakhir donor, kapan vaksin dan apakah pernah terpapar Covid-19," ucapnya.

Baca juga: PMI Medan Sebut Kantong Darah Plasma Konvalesan Golongan O Kosong, A dan B Hanya 7 Kantong

Sementara untuk para pendonor yang sudah pernah terpapar virus Covid-19, Ira menganjurkan agar mereka melakukan pendonoran darah plasma konvalesan 

"Karena untuk saat ini banyak yang butuh darah plasma tersebut, namun jika pendonor maunya untuk donor darah yang bukan itu juga diperbolehkan," jelasnya.

Untuk pendonor yang pernah terpapar Covid-19 boleh melakukan donor darah setelah 3 minggu sejak ia dinyatakan sembuh dari virus Covid-19.

"Misal pendonor sembuh covid hari ini, maka 3 minggu setelah hari ini baru dia bisa donor darah. Sementara untuk donor darah plasma bisa diambil setelah 1 minggu dinyatakan sembuh dari Covid-19," papar Ira.(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved