Breaking News:

Jalan Rusak di Langkat Timbulkan Korban Jiwa, Pemerintah Janji Bulan Oktober Dilakukan Perbaikan

Jalan rusak di Kabupaten Langkat kerap menimbulkan korban jiwa dari pengguna jalan. Baru-baru ini, seorang pengguna jalan meninggal dunia

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
HO
Jalan Besar Batang Serangan, tepatnya Dusun Boyan, Desa Suka Ramai, Kecamatan Batang Serangan, rusak dan memakan korban jiwa. (TRIBUN-MEDAN.COM/HO). 

TRIBUN MEDAN.COM,STABAT - Kondisi jalan di Kabupaten Langkat banyak yang rusak parah dan hancur lebur.

Karena jalan yang rusak ini, tak sedikit pengguna jalan yang celaka bahkan meninggal dunia.

Terkait banyaknya jalan rusak ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat Sujarno mengatakan, bulan Oktober mendatang akan ada dilakukannya perbaikan. 

"Bakal dibangun dan dimulai pada bulan Oktober ini," kata dia, melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (14/9/2021). 

Baca juga: Warga Bantan Ngeluh Bertahun - Tahun Jalan Rusak dan Banjir, Bobby Nasution Janji Minggu Depan Dicor

Saat disinggung mengenai jalan rusak yang mengakibatkan kecelakaan, dirinya tidak merespon. 

Ia malah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Langkat menyiapkan anggaran Rp 110 miliar untuk perbaikan jalan rusak ini.

Dirinya menambahkan, perbaikan jalan rusak akan dilakukan secara bertahap. 

"Tahun ini anggaran Rp 110 miliar untuk tahun anggaran 2021," jelasnya..

Sujarno mengatakan, saat ini sedang masuk tahap tender dalam pengejaran perbaikan jalan dibeberapa titik. 

Baca juga: PERUBAHAN APBD Kota Medan Difokuskan Untuk Lima Hal, Termasuk Permasalahan Jalan Rusak dan Covid-19

"Iya tender," ucapnya. 

Sebelumnya, Margiati (55), warga Dusun I Sumur Bor, Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat tewas seketika setelah digilas truk tangki pengangkut minyak sawit dengan nopol B 9362 DA, Senin (13/9/2021).

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Besar Batang Serangan, tepatnya Dusun Boyan, Desa Suka Ramai, Kecamatan Batang Serangan. 

Pada saat itu, korban sedang berboncengan degan dua orang cucunya Fabian Niko Pratama (12) dan Dian Pingky Lestari (12).

Baca juga: Wakil Bupati Langkat Minta Pengusaha Galian C Bantu Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak

Kejadian itu bermula ketika sepeda motor bermerek Suzuki Spin tanpa plat yang dikendarainya masuk ke lubang jalan yang tergenang air. Karena menabrak lobang, korban bersama dengan cucunya jatuh.

Wanita paruh bayah itu jatuh dan masuk ke dalam kolong truk. Sementara kedua cucunya selamat, lantaran terpental ke bahu jalan.(wen/tribun-medan.com)
   

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved