News Video

Jembatan Penghubung Desa Pon dan Desa Sei Bamban Sergai Dinilai Kurang Tepat Sasaran, Ini Alasannya

Jembatan yang menghubungkan Dusun VII, Desa Pon dengan Desa Sei Bamban, Serdangbedagai, dinilai warga sekitar kurang tepat sasaran.

Tayang:

Jembatan Penghubung Desa Pon dan Desa Sei Bamban Sergai Dinilai Kurang Tepat Sasaran, Ini Alasannya

TRIBUN-MEDAN.COM, SERGAI - Jembatan yang menghubungkan Dusun VII, Desa Pon dengan Desa Sei Bamban, Serdangbedagai, dinilai warga sekitar kurang tepat sasaran.

Mangapa demikian? warga mengungkapkan bahwa jalan menuju Desa Sei Bamban jarang dilalui kendaraan roda empat, dan hanya bisa dilalui sepeda motor dan sepeda dayung saja.

Amatan wartawan www.tribun-medan.com saat menyambangi lokasi, kondisi jalan yang setapak, mustahil dilalui pengendara roda empat saat setelah melitasi jembatan dari Dusun VII, Desa Pon.

"Yang bisa ngelewati jalan ini hanya sepeda motor dan sepeda dayung. Karena setelah melewati jembatan ini, jalan menuju Desa Sei Bamban hanya jalan setapak," kata Boru Silaen warga Desa Pon, Rabu (22/9/2021).

Lanjut Boru Silaen, jalan menuju Desa Sei Bamban juga bisa dilalui dari jalan lainnya.

Kebetulan jalan tersebut, tidak jauh lokasinya dari jembatan yang sedang diperbaiki ini.

"Sedangkan, jalan yang sama juga ada di sini, tujuannya juga sama menuju Desa Sei Bamban. Besar pun jalannya, bisa dilewati mobil. Cuma ya jembatannya menurut saya kurang besar. Harusnya jalan yang ini jembatannya di perbaiki," ujar Boru Silaen.

"Jalan ini sering dilewati truk untuk mengangkut padi, harusnya sih yang ini di perbaiki jembatanya," sambungnya.

Lanjut wanita yang bekerja sehari-hari sebagai petani, anggaran yang dikeluarkan untuk membangun jembatan yang menghubungkan dua desa ini, cukup besar.

"Kalau menurut saya terlampau besar anggarannya pembuatan jembatan ini, sekitar 1,1 miliar," ujar Boru Silaen.

Sementara itu, tampak plang informasi pembangunan dari dinas PUPR Kabupaten Serdangbedagai yang bertuliskan, nilai kontrak pembangunan berjumlah Rp. 1.188.771.000, sumber dana APBD, dan dikerjakan oleh CV. Dhillon.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Serdangbedagai, Johan Sinaga mengatakan, terkait pembangunan jembatan Desa Pon adalah hasil musrembang desa ke kecamatan, dan kecamatan ke tingkat kabupaten yg diusulkan kepala desa secara prioritas penangannanya di tahun ini.

"Mengingat pentingnya jembatan tersebut, sebagai akses mobilisasi hasil pertanian di dua desa yakni Desa Sei Bamban dan Desa Pon," ujar Johan.

Lanjut Johan, masalah konstruksi, pemerintah Kabupaten Serdangbedagai merencanakan dengan penggunaan jangka panjang dengan sistem peningkatan status dan fungsi jalan.

"Untuk jalan satunya lagi yang sering dilalui kendaraan roda empat itu, ada rencana kita kedepan tentang peningkatan status dan fungsi jalan. Sehingga perlu perencanaan yg matang kedepan," tutup Johan Sinaga.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved