Breaking News:

Khazanah Islam

Doa Ketika Patah Hati, Baca Doa Nabi Muhammad dan 13 Tips Melupakan Mantan Kekasih

Sesungguhnya hati bani Adam yang berada di antara dua jari, Dzat Yang Maha-Rahman itu bagaikan satu hati saja. Dia selalu

Ho/ Tribun-Medan.com
Ilustrasi Perpisahan Pasangan Mantan Kekasih 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam Al Quran, Allah berfirman telah menciptakan setiap sesuatu itu berpasang-pasangan.

Manusia diciptakan berpasangan agar menjadi tentram hatinya. Laki-laki berpasangan dengan perempuan, ada malam ada siang sebagai tanda kebesaran Allah SWT. 

Baca juga: Intip Apartemen Mewah Syahrini & Reino Barack di Gedung Pencakar Langit, Bisa Lihat Penjuru Jakarta

Baca juga: Doa Melupakan Mantan, Doa yang Diajarkan Nabi Muhammad Lengkap Latin dan Artinya

Namun, ada juga pasangan yang berakhir dengan hubungan yang tidak diharapkan. Pasangan yang harus bercerai dalam ikatan sakral pernikahan, atau karena ajal kematian. 

Perpisahan karena ajal selalu meninggalkan luka bathin teramat dalam. Atau karena sebab ketidakserasian dalam ibadah pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga, masalah finansial, perselingkuhan.

Bagi sebagian orang, pengalaman itu mungkin bisa saja mudah dilupakan. Namun ada pula yang sangat sulit untuk menyembuhkan hati dan jiwanya yang terluka. 

Baca juga: Baca Doa yang Diajarkan Nabi Muhammad, Adab dan Tata Cara Berhubungan Suami Istri dalam Islam

Tidak hanya hubungan pernikahan, ada juga orang yang merasakan sakitnya penolakan atau memendam perasaan cinta. Merasa nelangsa dan pupus karena harapan, doa dan usaha sia-sia. 

Menyikapi perasaan cinta yang patah hati yang teramat dalam, Nabi Muhammad SAW pernah memberikan gambaran. Bahwa patah hati dan kecewa itu wajar dan fitrah yang manusiawi. 

"Sesungguhnya hati bani Adam yang berada di antara dua jari, Dzat Yang Maha-Rahman itu bagaikan satu hati saja. Dia selalu mengubah-ubahnya sesuai dengan kehendakNya." (HR. al-Tirmidzi).

Baca juga: Hukum Nikah Siri dalam Islam, Ustaz Abdul Somad Jelaskan Syarat dan Kerawanan bagi Perempuan

Dari hadist tersebut, jelas bahwa Allah lah yang menganugerahkan perasaan kasih sayang dan cinta. Allah juga yang membolak-balikkan hati seorang hambaNya.

"Hati itu ibarat satu lembar bulu di atas tanah yang kosong. Ia terombang-ambing oleh angin sehingga mudah terbolak-balik." (HR. Ahmad).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved