Breaking News:

SOSOK Awi, Pengusaha yang Sukses Perkenalkan Kopi Citarasa Lokal ke Mancanegara

Selain itu, Awi juga mampu berkiprah go Internasional dengan melakukan pameran produk di Jepang pada tahun 2018/2019.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Awi Pengusaha Yang Sukses Perkenalkan Kopi Citarasa Lokal ke Mancanegara 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagai generasi ketiga di keluarganya, Awi kini sukses sebagai pengusaha kopi roastery 'Awi Coffee' di Sumatera Utara. 

Usaha yang dirintis sejak tahun 1945 ini, sukses ia pertahankan hingga kini mampu menjadi salah satu eksportir kopi sangrai di beberapa negara.

"Kita sejak tahun 2016 sudah terdaftar sebagai eksportir kopi di Disperindag Sumut. Jadi kita udah rutin kirim ke Singapura, Jepang, Hongkong, China, Amerika, Australia, Eropa, dan Timur Tengah," ungkap Awi, Jumat (24/9/2021).

Selain itu, Awi juga mampu berkiprah go Internasional dengan melakukan pameran produk di Jepang pada tahun 2018/2019.

"Kita diundang di salah satu event terbesar di dunia. Jadi kita diantara 8 perusahaan kopi di Indonesia untuk merepresentasikan kopi asal Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Via Vallen Alami Kejadian Mistis hingga Lari Usai Dengar Bunyi Ini, Tetiba Terdengar Suara Wanita

Menariknya, Awi bercerita bahwa sebelum bisnis kopinya menggunakan mesin canggih nomor satu di dunia, dirinya bersama keluarga memulai bisnis kopi dengan menggunakan wajan dan kompor dapur masak yang dulunya masih berlokasi di Binjai.

"Awalnya kakek saya itu membuat semacam mesin tapi yang manual dengan menggunakan drum ada tangkai dengan menggunakan kayu bakar. Setelah mulai bisnis kopi, usahanya mulai maju dan pada saat itu kita masih memulai dengan kopi tradisional dan kini kita sudah punya alat paling canggih," tutur Awi. 

Mengambil alih bisnis kopi keluarga pada tahun 2005, ternyata masa muda Awi, ia jalani dengan berkarir sebagai Insinyur.

Tak tanggung, dirinya berhasil mendapat beasiswa untuk kuliah ke universitas terbaik di Asia, yakni National University of Singapore dan berkarir insinyur dan konsultan keuangan di Singapura mulai tahun 1997-2005.

Diceritakannya, dirinya menempuh pendidikan ke negeri singa tersebut untuk dapat membanggakan orang tua dan memiliki karir yang cemerlang untuk menjadi seorang insinyur, terlebih dirinya yang ternyata jago dalam bidang eksakta. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved