Pria Tewas Tergantung di Cafe Jalan M Nawi Harahap, Terlibat Masalah Penyewaan Mobil

EMS, warga Medan Amplas ditemukan tewas dalam posisi tergantung di sebuah cafe di Jalan M Nawi Harahap, Rabu (29/9/2021). Korban kerap menginap di caf

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Jos, salah satu rekan yang bermasalah dengan EMS karena urusan penyewaan mobil. EMS ditemukan tewas tergantung di sebuah cafe di Jalan M Nawi Harahap, Medan Amplas, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - EMS, warga Medan Amplas ditemukan tewas dalam posisi tergantung di sebuah cafe di Jalan M Nawi Harahap, Rabu (29/9/2021). Korban kerap menginap di cafe itu.

Seorang rekannya, Jos, mengatakan korban terlilit utang dan dicari oleh beberapa orang. Ia termasuk yang mencari-cari pria berusia 37 tahun itu lantaran mobilnya yang disewa oleh korban belum dikembalikan.

"Kami memang sedang mencari dia. Saya cari kemarin dia ke rumah mertuanya, tapi enggak ketemu," katanya.

Jos menjelaskan, sebelum meninggal dunia, korban sempat menghubunginya dan mengatakan bahwa akan ada seseorang yang mengantarkan mobilnya sekaligus menyetorkan uang sewa.

"Mobil kami dirental, mobil Avanza. Sebenarnya ini orangnya pemain proyek. Katanya mobil untuk pakai diproyek. Saya enggak tahu ini mobil dijual atau digadaikan," ucapnya berspekulasi.

Baca juga: Lelaki yang Gantung Diri di Kafe Amplas Disinyalir Terlibat Masalah Mobil Rental

Baca juga: Pasien RSJ Meningkat di Medan, Psikolog Ungkap Tren Cemas dan Depresi Saat Pandemi

"Kami dikasihnya nomor orang. Kami hubungi orangnya, ternyata enggak jelas," ujarnya.

Jos menyebutkan bahwa bukan dirinya saja yang mencari EMS. Katanya, ada lima orang mencari EMS karena urusan mobil sewa.

Ia mengatakan, dirinya sempat ingin melaporkan penggelapan kepada kepolisian. Namun, sebelum dilaporkan korban telah meninggal dunia.

Baca juga: Hindari Depresi, Ini 5 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental, Termasuk Makan Makanan Favorit

Jos mengaku akan tetap melaporkan penggelapan tersebut kepada polisi agar mobilnya dapat kembali.

"Kami akan tetap lapor polisi karena ini mobil masih kredit," katanya. (cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved