Materi Belajar Sekolah

Pengertian Ideologi Pancasila dan Contoh Pengamalan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut merupakan contoh pengamalan Pancasila yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

id.pinterest.com
Karikatur siswa sedang belajar 

TRIBUN-MEDAN.com – Pada hari ini Kita memperingati hari Kesaktian Pancasila. 

Dikutip dari emodul.kemendikbud.go.id, Pancasila adalah pandangan hidup bangsa, dasar negara, dan ideologi nasional secara konseptual mengandung beberapa nilai penting.

Nilai-nilai tersebut adalah nilai demokrasi, hak asasi manusia, persatuan, dan kesatuan dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang harmonis serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ideologi bangsa berdasarkan pada Pancasila. Pancasila telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa.

Dalam kata lain, ideologi Pancasila adalah kumpulan nilai-nilai, norma-norma, dan cita-cita yang merupakan acuan dalam mencapai tujuan bangsa Indonesia.

Pancasila adalah ideologi terbuka yang mampu selaras dengan dinamika kehidupan masyarakat Indonesia.

Pengamalan Nilai Pancasila

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober (VIA TRIBUNNEWS)

Maka, Pancasila yang mengandung lima butir yang saling berhubungan yang sangat perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut merupakan contoh pengamalan Pancasila yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Kumpulan Doa Zikir Pagi, Amalan Bermanfaat Luar Biasa yang Diajarkan Nabi Muhammad

Baca juga: Rutin Baca Ayat Pendek Ini Setiap Hari, Insyaallah Rezeki Melimpah dan Mudah Dapat Pekerjaan

Sila 1

1. Membina kerukunan antar umat beragama.

2. Tidak memaksa orang lain dalam menganut agama atau kepercayaan.

3. Tidak mendiskriminasi agama atau kepercayaan tertentu.

Sila 2

1. Menolong teman, tetangga atau orang lain yang sedang terkena musibah dengan ikhlas Memberikan bantuan baik dana, pakaian, atau makanan kepada korban bencana alam

2. Tidak semena-mena terhadap orang lain. Tidak merasa dirinya paling unggul daripad orang lain. Saling menghormati dan mencintai sesama manusia dengan tidak membenci satu sama lain.

3. Mengakui bahwa semua orang sama kedudukannya, sama-sama memiliki hak sebagai warga negara. Menghindari dan menolak adanya bullying di sekolah maupun media sosial.

Sila 3

1. Mengembangkan sikap cinta Tanah Air.

Baca juga: Patung Soeharto Dipindah dari Museum Kostrad, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo: TNI Disusupi Komunis

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Penyakit Rabies pada Binatang yang Wajib Diketahui

2. Rela berkorban untuk kepentingan orang lain tanpa pamrih, seperti menolong orang lain yang terkena musibah tanpa mengharapkan imbalan.

3. Tidak mendahulukan kepentingan pribadi di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Sila 4

1. Tidak memaksakan kehendak atau pendapatnya kepada orang lain. Belum tentu pendapat yang kita paksaan baik bagi orang lain.

2. Mengutamakan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan.

3. Berani memberikan kritik dan saran kepada pimpinan jika ada kesalahan.

Sila 5

Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Makan Sate Matang di Medan, Wajib Cobain Kuliner Khas Aceh Ini

Baca juga: Seorang Ibu Guru SD Sudah Dilantik Jadi Kepala Sekolah, Setelah Dicek Sekolahnya Ternyata Tidak Ada

1. Tidak menuntut hak tanpa melaksanakan kewajibannya.

2. Berlaku adil terhadap teman, misalnya tidak memilih-milih teman berdasarkan kekayaan atau gaya hidupnya.

3. Memberikan pertolongan kepada semua orang tanpa pilih kasih.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved