Liputan Khusus

Perjudian Hanya 200 Meter dari Polres Samosir, Anggota Dewan Minta Penegak Hukum Bertindak

Lapak perjudian hanya sekitar 200 meter dari Polres Samosir. Namun tidak ada penindakan, dan anggota dewan mendesak agar lapak tersebut digerebek

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN)
Transaksi judi togel di satu warung yang ada di Kabupaten Samosir.(TRIBUN MEDAN) 

Ia menyarankan, apabila masyarakat Samosir menemukan praktik prostitusi secara sembunyi-sembunyi segera melapor kepada penegak hukum.

Baca juga: JUDI TOGEL Lancar Beroperasi, Jarak Hanya 200 Meter dari Mako Polres Samosir dan Tak Tersentuh Hukum

Ke depan, kata Vandiko, Pemkab Samosir merancang kebijakan yang bisa mempersempit ruang gerak perjudian dan peluang prostitusi di Kabupaten Samosir

"Ke depan akan kita buat aturan yang mempersempit pergerakan perjudian, dan prostitusi di Samosir. Apbila ada tempat makan atau kafe-kafe terindikasi ada praktik perjudian dan prostitusi, izinnnya segera kami cabut," kata Vandiko

Kapolres Samosir AKBP Joshua Tampubolon berjanji mencari tahu siapa bandar, serta lokasi prakrik dugaan judi togel di Samosir.

"Di mana lokasinya? Siapa nama bandarnya? Kalau boleh dampingi Kasat Reskrim saya untuk menunjukkan lokasi dan orangnya," kata Joshua.

Jual Beli Togel Sekitar 200 Meter Polres Samosir, Ketua MUI Samosir : Ini Merupakan Satu Kegagalan Penegak Hukum

Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Samosir menyesalkan masih masifnya praktik judi togel dan prostitusi di Samosir.

Ketua MUI Kabupaten Samosir Ustaz Erwansyah menentang tegas prostitusi dan praktik judi togel yang malah ditemukan tak jauh dari Kantor Polres Samosir.

"Saya secara pribadi ataupun lembaga merasa ini sangat bertentangan dengan hati nurani. Kenapa, karena itu perbuatan asusila yang memang tidak layak ada di Indonesia ini apalagi di Tanah Batak ini, karena bertentangan dengan ajaran leluhur,"ujar Erwansyah di kediamannya, Kelurahan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo Samosir, Jumat, 30 September 2021.

Baca juga: Polisi Angkat Bicara Terkait Warga Mengamuk Bakar Mesin Judi Tembak Ikan di Pantai Labu

Menurutnya, prostitusi dan judi selalu terjadi Samosir meski telah ada upaya pemberantasan.

Suburnya judi dan prostitusi di Samosir, kata Erwansyah, karena kurangnya kesadaran masyarakat, pemerintahan terlebih penegak hukum khususnya kepolisian yang memiliki wewenang untuk menindak.

Erwansyah meyampaikan secara tegas, prostitusi dan judi tidak layak di Samosir.

Bila tetap dibiarkan, maka akan menjadi penyakit yang terus-menerus menggerogoti orang di Samosir, yang sebelumnya merasa risih, lama-lama akan memandang hal itu sebagai hal lumrah.

"Yang dulunya dianggap tabu, nanti kalau dibiarkan malah dianggap biasa. Masyarakat itu akan merasa biasa dan tidak lagi tabu terhadap judi dan prostitusi yang jelas-jelas bertentangan dengan adat istiadat Batak,"kata Erwansyah.

Ia berharap agar tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat bahu-membahu meniadakan judi dan prostitusi di Kabupaten Samosir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved