Breaking News:

Polres Langkat Amankan Yusmanto, Pria yang Tega Cabuli Anak Kandungannya Sendiri

Aksi tidak berakal yang dilakukan si ayah terungkap berawal dari pengaduan korban berinisial N kepada tetangganya. Mendengar itu, warga berang. 

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Polres Langkat Yusmanto, warga Dusun I Suka Raja Desa Sei Penjara Kecamatan Kuala, yang telah mencabuli anak kandungnya.       

TRIBUN MEDAN.COM, STABAT - Polres Langkat Yusmanto, warga Dusun I Suka Raja Desa Sei Penjara Kecamatan Kuala, yang telah mencabuli anak kandungnya.

Pencabulan ini dilakukan sejak 2018 lalu, di mana anaknya baru mengenyam pendidikan di SMP. 

Baca juga: AC Milan di Bawah Pioli, Andalkan Trio Kessie, Tonali & Brahim Diaz hingga Pujian Franco Baresi

Meski video berdurasi 1 menit 25 detik sudah viral yang berisikan si ayah bernama Yusmanto (38) ini tidak mengakui perbuatan keji dan bejatnya, Polres Langkat pun terkesan menutupi dengan alasan adanya Peraturan Kapolri baru. 

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, tersangka setubuhi korban setelah tamat SD atau memasuki SMP tahun 2018 lalu," kata Kasubbag Humas Polres Langkat, Iptu Joko Sumpeno, Sabtu (9/10/2021) 

Informasi dirangkum, aksi tidak berakal yang dilakukan si ayah terungkap berawal dari pengaduan korban berinisial N kepada tetangganya. Mendengar itu, warga berang. 

Buntutnya pada Rabu (6/10) lalu, warga mencecar pertanyaan kepada si ayah di sebuah warung. Namun, tersangka membantah. 

Warga pun tersulut emosinya mendengar jawaban tersangka. Beruntung, tersangka tidak dihakimi massa karena anggota Polsek Kuala tiba di lokasi kejadian. 

"Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Langkat," sambung Joko. 

Baca juga: Di Penjara karena Kasus Suap, Mantan Bupati Labura H Buyung Kembali Disidang

Sementara itu, korban dan istri tersangka tetap menjenguknya ke rumah tahanan Polres Langkat di Stabat. Tersangka mengakui kesalahan dan minta maaf kepada korban dan istrinya. 

Dari pengakuan korban dan tersangka, dugaan pencabulan yang dilakukan sudah berulang kali di sejumlah tempat. Mulai dari ruang tamu, dapur hingga kandang ayam. 

"Berkas perkara akan segera dikirim ke JPU," katanya.

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved