Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Ekonomi: Pengertian Sistem Ekonomi Terpusat, Ciri-ciri, dan Dampaknya

Sistem ekonomi terpusat adalah wadah bagi pemerintah untuk membuat sebuah keputusan ekonomi. 

Tayang:
Ist
Sistem ekonomi terpusat adalah wadah bagi pemerintah untuk membuat sebuah keputusan ekonomi.  

1. Korea Utara
Sistem ekonomi negara Korea Utara ini dimiliki dan juga dikelola oleh pihak pemerintah secara penuh. Hampir semua bidang usaha yang penting bagi kelangsungan hidup masyarakat dikendalikan oleh negara. Disini masyarakat hanya berperan sebagai pegawai atau karyawan saja.

Oleh karena itu, masyarakat Korea Utara sangatlah bergantung pada pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. Mulai dari makanan, rumah, serta pendidikan dan juga kesehatan. Keuangan di Korea Utara diprioritaskan untuk membiayai teknologi nuklir yang mereka kembangkan.

2. Cina
Cina mulai menerapkan sistem ekonomi terpusat saat berada di bawah kekuasaan Mao Zedong. Mereka meniru Uni Soviet dan partai komunis. Meskipun Cina sudah mulai melakukan reformasi ekonomi, namun pengaruh dari politik partai komunis masih sangat kental.

Namun, Cina sudah mengizinkan para pengusaha dalam mencari keuntungan. Akan tetapi tetap dengan aturan tertentu, yaitu tidak mengganggu kepentingan umum dan kekuasaan pemerintah.

3. Kuba
Kuba adalah negara selanjutnya yang menerapkan sistem ekonomi terpusat. Negara ini dipengaruhi oleh negara Spanyol saat masa pendudukan tentara sekutu. Saat Uni Soviet runtuh, negara ini mengalami krisis pangan. Hal itu terjadi karena Kuba sangat bergantung pada pasokan minyak, pangan, dan juga bahan pertanian lain.

Kemudian setelah itu, Kuba menerapkan perubahan di sektor ekonomi. Mulai dari pertanian, pendidikan, dan juga pemberdayaan masyarakat.

Dampak Sistem Ekonomi Terpusat

Sistem ekonomi terpusat mempunyai beberapa dampak langsung terhadap masyarakat dan negaranya. Berikut dampak sistem ekonomi terpusat :

1. Bisa untuk Menekan Angka Pengangguran

Dengan diterapkannya sistem ekonomi terpusat pada beberapa negara, bisa untuk meminimalisir atau menekan angka pengangguran di negara tersebut. Kekuasan dipegang seutuhnya oleh pemerintah pada semua faktor produksi beserta sumber daya.

Seperti di negara Korea Utara, karyawan BUMN negara tersebut berasal dari warga aslinya negaranya sendiri. Sehingga terbukanya lapangan pekerjaan secara luas bagi warga negara Korea Utara.

2. Tanggung Jawab perekonomian pada Pemerintah

Akibat pemerintah sebagai pemegang kendali penuh, dan khusus, Maka pemerintah bertanggung jawab akan semua kondisi perekonomian tersebut. Oleh karena itu pemerintah harus dapat lebih berinovasi dalam kebijakan ekonomi agar menjadi lebih stabil, berkembang dan maju guna mencapai kesejahteraan warganya.

3. Ada Jaminan untuk Masyarakat

Perekonomian yang maju harus bertujuan untuk kemakmuran rakyat. Dengan sistem ekonomi terpusat, maka aktivitas produksi dikuasai oleh pemerintah, serta pemerintah juga dapat membuat produk dan jasa yang tepat yang diperlukan oleh warga negaranya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved