Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Kelas 9: 10 Ciri-ciri Ideologi Terbuka di Indonesia

Jenis ideologi ini lahir karena adanya nilai-nilai dalam masyarakat yang bisa memenuhi cita-cita mereka tapi tetap relevan dengan perkembangan zaman.

POS KUPANG/TRIS SAPUTRA
MARTIN, pemandu cilik melakukan hormat bendera di puncak Gunung Fatuleu 

Ideologi seperti Pancasila ini hadir untuk membenarkan keyakinan, nilai, dan norma yang beragam dalam masyarakat ini.

2. Berasal dari Masyarakat

Ideologi terbuka lahir dan berasal dari masyarakat dan hadir dalam setiap kelompok di dalamnya.

Semua gagasan atau pandangan yang luhur terhadap lingkungan ini melahirkan sebuah ideologi negara.

Nantinya, ideologi ini akan digunakan dalam menjalankan sistem kemasyarakatan, seperti politik, ekonomi, dan struktur sosial.

3. Bersifat Dinamis

Ciri yang ketiga adalah bersifat dinamis, karena masyarakat Indonesia akan selalu bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan zaman.

Orang Indonesia pada zaman kemerdekaan belum tentu memiliki pemikiran yang sama dengan masyarakat zaman sekarang.

Mereka mengalami perkembangan dan perubahan dalam pola pikir dan kebudayaan.

Uniknya, Pancasila masih tetap relevan dan bertahan hingga sekarang meskipun lahir pada 1 Juni 1945. Inilah ciri-ciri Pancasila yang khas dengan ideologi terbuka.

4. Ada Kebebasan Berpendapat

Ideologi terbuka selalu memberikan masyarakatnya kesempatan untuk berbicara dan bertindak demi mengekspresikan pendapatnya.

Sila keempat dalam Pancasila memenuhi ciri-ciri ideologi terbuka ini.

Lagipula, kebebasan berbicara dan mengekspresikan pendapat ini merupakan hak yang harus dimiliki oleh semua orang.

Namun, kebebasan ini harus disertai dengan tanggung jawab dan tetap mematuhi norma yang berlaku.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved