Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Ekonomi SMP: Pengertian Ekspor dan Manfaatnya

Materi belajar sekolah tentang pengertian ekspor dan manfaatnya bagi perekonomian nasional Indonesia.

HO / Tribun Medan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat mengikuti pelepasan ekspor komoditi pertanian di Terminal Peti Kemas, Pelabuhan Belawan, Medan, Sabtu (14/8/2021). 

Selain itu, penggunaan uang tunai rentan mengalami gangguan seperti hilang atau perampokan.

Purwosutjipto dalam Hukum Dagang Indonesia (1984), menjelaskan pelaksanaan perjanjian eskpor impor harus memenuhi dua unsur. 

Kedua unsur tersebut adalah perbuatan penyerahan oleh penjual kepada pembeli dan pembayaran.

Umumnya pembayaran ekspor impor dilakukan dengan menggunakan devisa, yaitu alat pembayaran luar negeri. Kesimpulannya, transaksi ekspor dan impor pada hakikatnya transaksi sederhana.

Sama seperti kegiatan jual beli barang atau jasa antara pengusaha-pengusaha yang berada di negara yang berbeda.

Meski begitu, Roselyne Hutabarat dalam Transaksi Ekspor Impor (1990), menerangkan, dalam pertukaran barang dan jasa yang melewati laut dan darat ini tidak jarang menimbulkan berbagai masalah yang kompleks.

Masalahnya, di antara pengusaha-pengusaha tersebut mempunyai perbedaan bahasa, budaya, adat istiadat dan cara yang berbeda-beda.

Kegiatan ekspor impor berdasar hukum Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan UU No. 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang Cukai.

Bahasan soal ekspor tidak lepas istilah pabean atau kepabeanan.

Menurut UU No. 17 Tahun 2006 ekspor adalah mengeluarkan barang dari daerah pabean. Dalam hal ini daerah pabean yang dimaksud adalah wilayah negara Indonesia.

Barang ekspor dikenakan bea keluar

Bea Keluar adalah pungutan negara berdasarkan UU No. 17 tahun 2006 yang dikenakan terhadap barang ekspor.

Bea keluar dikenakan terharap barang ekspor dengan tujuan untuk :

  1. Menjamin terpenuhinya kebutuhan dalam negeri.
  2. Melindungi kelestarian sumber daya alam.
  3. Mengantisipasi kenaikan harga yang cukup drastis dari komoditi ekspor tertentu di pasaran internasional.
  4. Menjaga stabilitas harga komoditi tertentu di dalam negeri.

Mengapa suatu negara melakukan ekspor?

Kegiatan ekspor impor dilakukan berdasarkan kondisi di mana tidak ada negara yang benar-benar mandiri karena satu sama lain saling membutuhkan.

Setiap negara memiliki karakteristik berbeda. Mulai dari geografi, iklim, sumber daya alam, demografi, struktur ekonomi hingga struktur sosial.

Perbedaan tersebut berakibat pada perbedaan komoditas yang dihasilkan, komposisi biaya yang diperlukan serta kualitas dan kuantitas produk.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved