Breaking News:

Pembunuhan di Pemandian Biru-Biru, Tersangka Mengaku Marah Orangtuanya yang Sakit Dihina

Satria Efendi Jaya Sembiring langsung menyerahkan diri ke Polsek Biru-Biru setelah menghabisi nyawa Herry Waruwu, Selasa, (12/10/2021).

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Jenazah korban di area pemandian air panas Dusun IV Desa Penen, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deliserdang, Selasa, (12/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Satria Efendi Jaya Sembiring langsung menyerahkan diri ke Polsek Biru-Biru setelah menghabisi nyawa Herry Waruwu, Selasa, (12/10/2021).

Peristiwa pembunuhan terjadi di pemandian air panas Dusun IV Desa Penen Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang .

"Tadi malam, sekitar pukul 22.00 WIB di pemandian air panas Penen keduanya ini berada di warung. Lokasi warung dekat rumah tersangka. Tersangka datang lebih dulu dan kemudian berjumpa korban," ucap Firdaus Rabu, (13/10/2021). 

Firdaus mengatakan, tersangka sempat bercerita kepada korban bahwa dirinya sedang kesulitan karena ibunya dirawat di rumah sakit. 

"Setelah dengan cerita, korban menjawab, 'Ah, nanti matinya itu'. Tersangka tidak suka dengan kalimat itu," ucap Firdaus. 

Setelah itu, tersangka pergi buang air kecil. Korban pun mengikuti tersangka untuk kencing. Saat itu, kata pelaku, korban sempat mengatakan lagi kepada tersangka sambil memegang bahunya.

Tersangka Satria Efendi Jaya Sembiring di Polsek Biru-Biru Rabu, (13/10/2021).
Tersangka Satria Efendi Jaya Sembiring di Polsek Biru-Biru Rabu, (13/10/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

"Disebut lagi, 'udah matinya mamak mu itu? Korban sempat pulang ke rumahnya. Karena tersangka tidak senang dia pergi mendatangi korban ke rumahnya dan saat bertemu langsung dibilangnya kepada korban. Maksud abang apa ngomong tadi?'" kata Firdaus menirukan pengakuan tersangka. 

Saat itu, lanjut Firdaus hanya terjadi perkelahian saja. Tersangka sempat mendorong korban dengan tangannya lalu korban pun membalas dengan memukul pelipis sebelah kanan tersangka. Kemudian tersangka mengeluarkan sebilah parang panjang  47 cm lebar 4 cm bergagang coklat dan mengarahkan ke leher korban.

"Korban langsung tersungkur kemudian tersangka mengarahkan lagi parang tersebut ke arah kepala belakang korban hingga koyak. Lalu mengarahkan ke langan kiri korban sehingga mengalami luka robek. Saat tersangka melihat korban sudah tidak berdaya lagi, korban lalu menyerahkan diri ke Polsek Biru-biru," katanya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved