Tak Perlu Khawatir, Menteri Nadiem Berikan Opsi Bagi Guru Honorer tak Lulus Formasi Pertama
Nadiem menjelaskan bagi guru honorer yang tidak lolos seleksi formasi pertama ini, tak perlu khawatir.
TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Nadiem Makarim memberikan opsi kepada guru honorer yang tak lulus seleksi PPPK.
Para guru honorer yang tidak lolos seleksi menjadi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama kini tidak perlu khawatir.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim memberikan berbagai opsi agar guru honorer yang tidal lulus tetap bisa mencoba lagi di tahun ini.
Nadiem menjelaskan bagi guru honorer yang tidak lolos seleksi formasi pertama ini, tak perlu khawatir.
Baca juga: Eks Pegawai KPK Juliandi Tigor Simanjuntak Kini Jualan Nasi Goreng, Belajar dari YouTube
Baca juga: KSP Moeldoko Penuhi Panggilan Pemeriksaan Bareskrim Polri, Mengaku Dicecar 20 Pertanyaan
Katanya, pemerintah akan membuka kesempatan lagi bagi guru honorer yang tidak lulus formasi untuk ikut tes pada ronde kedua dan ketiga pada tahun ini.
"Dan bagi yang tidak lolos passing grade dan formasi, jangan khawatir. Karena bisa mengambil tesnya lagi di tahun ini. Kalau mau, tapi kalau butuh waktu untuk belajar lebih lama bisa juga tahun depan," kata Nadiem.
Nadiem mengatakan ada tiga kesempatan bagi guru honorer untuk mengikuti tes seleksi.
"Jadinya setiap guru honorer diberikan tiga kesempatan untuk mengambil tes seleksi jadinya bisa memberikan jangka waktu untuk belajar, belajar, belajar dan mencoba lagi," jelas Nadiem, dalam Pengumuman Hasil Seleksi Kopempetensi Guru ASN PPPK yang disiarkan kanal Kemendikbud RI, Jumat (8/10).
Bagi para peserta PPPK hasil seleksi bisa diakses melalui website Gurupppk.Kemdikbud.go.id.
Nadiem juga menjelaskan sebanyak 173.329 guru honorer lulus formasi pada ujian pertama.
Mereka akan diangkat manjadi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Di ronde pertama dari 322.665 formasi yang dilamar oleh guru, 173.329 formasi tersebut telah terpenuhi," ujar Nadiem.
"Jadinya dengan ronde pertama ini, 173.329 guru honorer akan diangkat menjadi PPPK," tambahnya.
Nadiem pun mengatakan, bahwa dalam ronde pertama penerimaan PPPK ini telah terisi formasi sebesar 53,7 persen.
Ia pun menyebut, bahwa lulusnya 173.329 guru honorer menjadi PPPK ini merupakan historis yang membanggakan bagi Bangsa Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nadiem-makarim-mendikbud-bantuan-kuota-internet.jpg)