Polisi Aniaya Warga di Jalan

Anak Buah Kapolresta Deliserdang Aniaya Warga di Tengah Jalan, Orangtua Korban Teriak Histeris

Aksi bar-bar anggota Polresta Deliserdang terekam kamera warga saat menganiaya pengendara motor. Dalam rekaman anggota Satlantas itu menggebuk warga

Editor: Array A Argus
HO
Polisi gebuki warga di jalan raya Deliserdang 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Anak buah Kapolresta Deliserdang yang berdinas di Sat Lantas Polresta Deliserdang terekam kamera warga melakukan aksi barbar.

Adapun oknum polisi itu Aipda Goncalves Lumbantoruan.

Di tengah jalan dan di hadapan masyarakat luas, Aipda Goncalves Lumbantoruan memukuli Andi Gultom warga Tanjungmorawa.

Dalam video amatir yang beredar, Andi Gultom mulanya terduduk di tanah.

Kemudian Aipda Goncalves Lumbantoruan menarik jaket Andi.

Baca juga: Tentara Desersi dari Palembang yang Culik dan Siksa Warga Berkomplot dengan Oknum Polisi

Video lengkap aksi barbar oknum polantas Deliserdang, klik di sini 

Sejurus kemudian, bogem Aipda Goncalves Lumbantoruan mendarat di wajah Andi.

Andi yang kaget tergeletak di tanah.

Selanjutnya, Andi yang kalap mengambil batu dan berusaha melakukan perlawanan. 

Namun, Aipda Goncalves Lumbantoruan bak kesetanan.

Dia kembali mendaratkan pukulan ke wajah Andi beberapa kali, hingga akhirnya Andi terduduk dilumpuhkan.

Melihat Andi dianiaya, sang ibu yang ada di lokasi berlari sambil teriak histeris.

Baca juga: Oknum Polisi yang Hancurkan Tembok Pesantren Sempat Ancam Tembak Kakek-kakek

Sang ibu tak kuasa melihat anaknya dianiaya sedemikian rupa oleh aparat penegak hukum, yang semestinya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat. 

"Pak polisi, pak polisi, pak polisi," teriak sang ibu berusaha menolong anaknya.

Dalam kondisi panik, sang ibu bertanya pada polisi tersebut, kenapa tega menganiaya anaknya.

"Kenapa bapak pukuli, ini anak ku ini," teriak sang ibu.

Melihat kejadian itu, sejumlah warga sempat melayangkan protes pada Aipda Goncalves Lumbantoruan.

Namun si polisi dengan pongahnya menunjuk-nunjuk korban yang tergeletak di jalan.

Baca juga: TERKAIT Oknum Polisi Ngamuk di RS Sambil Bawa Senjata, Kapolres Minta Maaf: Telah Diproses Propam

Menurut informasi, kejadian ini berlangsung pada Rabu (13/10/2021) di perempatan Simpang Cemara Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lubukpakam.

Saat itu, korbannya disebut melakukan pelanggaran lalu lintas.

Video aksi barbar oknum polisi ini pun viral di media sosial.

Setelah videonya viral dan dikritik warga, Kapolresta Deliserdang, Kombes Yemi Mandagi buru-buru minta maaf atas tindakan arogan anak buahnya itu.

"Atas nama pimpinan Polda Sumut, Bapak Kapolda, saya Kapolresta mengucapkan permohonan maaf kepada ibu dan keluarga," kata Yemi, Kamis (14/10/2021).

Dia mengatakan, anak buahnya yang melakukan tindakan barbar di jalan raya itu sudah dinonaktifkan dan diperiksa Propam. 

"Permohonan maaf yang sebesar besarnya saya sampaikan kepada seluruh warga masyarakat atas tindakan oknum tersebut. Terima kasih yang telah memberikan kontrol untuk kami yang memberikan pelayanan," ucap Yemi Mandagi.(tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved