Breaking News:

News Video

ASN Dilarang Cuti dan Bepergian Selama Libur Maulid Nabi, Ada 5 Poin Utama yang Ditetapkan

Larangan bepergian dan cuti bagi ASN tertuang dalam SE Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2021 pada tanggal 8 hingga 22 Oktober 2021.

Editor: Bobby Silalahi

Diketahui surat edaran tersebut telah diterbitkan jauh hari sebelum keputusan pergeseran hari libur Maulid Nabi yaitu pada 25 Juni 2021 lalu.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) bepergian ke luar daerah dan mengambil cuti selama libur Maulid Nabi.

Larangan tersebut berlaku pada tanggal 18 hingga 22 Oktober 2021 pekan depan.

Dikutip dari Kompas.com, sebelumnya pemerintah telah menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tanggal 20 Oktober 2021.

"Pemerintah telah menggeser hari libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tanggal 20 Oktober 2021," tulis keterangan Kemenpan RB pada akun Twitter resminya yang dikutip Rabu (13/10/2021).

Larangan bepergian dan cuti bagi ASN tertuang dalam SE Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2021 pada tanggal 8 hingga 22 Oktober 2021.

"Berdasarkan SE Menteri PANRB No. 13/2021, ASN dilarang bepergian dan cuti selama 18-22 Oktober 2021," lanjut keterangan tersebut.

Kebijakan tersebut dikecualikan bagi ASN yang sedang mengambil cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti penting lainnya.

Lebih lanjut Kemenpan RB meminta pejabat pembina kepegawaian untuk memberikan hukuman disiplin pada ASN yang melanggar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved