Breaking News:

Skandal Asmara Berujung Pembunuhan

Soal Hubungan Sesama Jenis, Pria Marga Sinambela Dihabisi Brondongnya Usai Kecapean Lakukan Ini

Pria marga Sinambela yang dibunuh di Hotel Hawai Padang Bulan ternyata sempat melakukan hal tak senonoh kepada pelaku yang masih berusia

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
ASS alias Agung, pembunuh Beni MP Sinambela saat diinterogasi pejabat Polda Sumut, Rabu (13/10/2021) sore.(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Petugas gabungan Subdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan akhirnya mengungkap kasus pembunuhan Beni MP Sinambela.

Sebelumnya, Beni MP Sinambela ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka tikam di kamar Hotel Hawai Padangbulan pada Sabtu (10/10/2021) lalu.

Adapun pembunuhnya, merupakan teman kencan korban berinisial ASS alias Agung (30).

Kronologis Kejadian 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan kasus pembunuhan terhadap Beni MP Sinambela sudah direncanakan oleh ASS alias Agung.

Menurut keterangan tersangka, lanjut Hadi, antara diri pelaku dengan korban baru tiga hari kenalan.

Sejak pertemuan pertama, Beni MP Sinambela sudah menunjukkan rasa ketertarikan terhadap Agung.

Hal itu terungkap saat Agung mengaku beberapa kali dicium, dipeluk dan kemaluannya dipegang oleh korban di sebuah warung kopi.

"Korban dan pelaku bertemu selama tiga kali dan korban saat itu disebut pelaku sudah melakukan hal-hal mengarah seksual, padahal sesama laki-laki," kata Hadi Wahyudi, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan penuturan pelaku, ia merasa risih dan sakit hati atas perbuatan korban yang dianggap melecehkannya.

Kemudian pada pertemuan ketiga, Jumat (9/10/2021) sekira pukul 18:30 WIB, mereka bertemu kembali dan korban berjanji akan memberikan sejumlah uang apabila pelaku mau menuruti keinginan korban yakni dioral seks di kamar hotel.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved