TRIBUNWIKI

SOSOK Andre Ginting, Pekerja Event yang Kini Jadi Pebisnis Sukses

Menariknya, sukses jadi pengusaha tak pernah terpikirkan oleh Andre. Ia sebelumnya merupakan seorang karyawan dalam bidang dunia kreatif.

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
HO
Andre Ginting  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Andre Ginting kini sukses menjadi seorang pebisnis sukses dengan memiliki beberapa usaha, diantaranya Fullhopper yang terletak di Berastagi. 

"Sekarang kesibukannya untuk mengembangkan Fullhopper di Berastagi, walaupun usaha masih ada di Jakarta. Jadi 80 persen kehidupan di Jakarta dan untuk sementara stay di Medan," ungkap Andre, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Tiap Malam Lakukan Hal Ini Sampai Tak Bisa Tidur, Pak Tarno Sukses Bikin Istri Pramugarinya Bucin

Menariknya, sukses jadi pengusaha tak pernah terpikirkan oleh Andre.

Ia sebelumnya merupakan seorang karyawan dalam bidang dunia kreatif.

"Cita-cita jadi pengusaha memang gak ada. Saya 12 tahun jadi karyawan dalam dunia event dan kemudian memberanikan diri dalam dunia usaha," ujarnya.

Ekspansi ke dunia bisnis Andre kemudian dimulai pada tahun 2014 dengan bermitra dengan rekannya dan akhirnya memberanikan diri memulai bisnis secara mandiri pada tahun 2015. 

"Pada saat itu umur sudah tidak muda. Kalau kita jadi karyawan dan kemampuan udah berkurang pasti akan ada saingan yang baru. Dan ada kesempatan mengambil alih perusahaan, saya ambil itu. Saya takut pas udah tua, gak ada yang menggunakan jasa saya, saya mau kasih makan keluarga apa," tutur Andre.

Karir Andre bermula sejak dirinya merantau dari Kabanjahe pada tahun 2003 dengan bermodalkan uang Rp500 ribu, sebuah handphone, dan doa restu orangtua.

Saat menginjakkan kaki di ibukota bukanlah hal yang gampang bagi Andre untuk memulai karir.

Bahkan ia sudah melemparkan banyak lamaran namun tak ada satupun yang menerimanya.

Baca juga: Pulang dari PON Papua, Atlet Dayung Sumut Wahyu Rizky Ingin Cari Pekerjaan

Namun ia tak patah semangat.

Beragam pekerjaan ia lakukan asal secara halal mulai dari gaji ratusan ribu hingga dibayar secara sukarela.

"Waktu awal bekerja saya sempat dibayar seiklasnya, disuruh-suruh tapi gak papa, yang penting saya bisa ketemu dengan banyak orang dan ilmu bertambah," ujarnya.

Diceritakan Andre, sebelum memulai bisnis kuliner di Fullhopper, dirinya merambah bisnis Event Organizer (EO) di Perusahaan Creation.

"Creation ini kerjaanya mengurusi event corporate seperti gathering ataupun peluncuran. Nah ini bisa jadi portofolio kita," sebutnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved