6 Manfaat Cuddling dengan Pasangan, Ampuh Meningkatkan Imunitas hingga Menurunkan Tekanan Darah
Cuddling adalah istilah yang dipakai untuk mendeksripsikan aktivitas berpelukan atau bermesraan dengan pasangan, umumnya di tempat tidur.
"Oksitosin juga membuat kita merasa lebih tenang dan aman..,sebagai hasilnya, dapat berperan dalam mengurangi stres dan kecemasan dan meningkatkan perasaan tenang kita." kata Murray.
Cuddling bersama pasangan ketika sedang galau atau sedih bisa memberikan efek rileks dan menyenangkan. Begitu pula jika kita sedang merasa stres atau bimbang dengan pekerjaan di kantor.
Meningkatkan imunitas
Sistem kekebalan tubuh kita bukan hanya bisa dibangun dengan asupan nutrisi dan vitamin yang memadai saja. Kita juga bisa meningkatkan imunitas dengan sering-sering cuddling bersama pasangan.
Penelitian dari Universitas Carnegie Mellon di Pennsylvania, AS membuktikan pelukan—sebagai contoh dukungan sosial secara umum—dapat melindungi manusia dari kelemahan sistem kekebalan tubuh yang sering disebabkan oleh stres. Khususnya jika stres itu disebabkan oleh pertengkaran dengan seseorang.
Menurunkan tekanan darah
Penderita tekanan darah tinggi juga sebaiknya sering-sering menyisihkan waktu untuk cuddling dengan pasangannya. Pasalnya, penelitian di University of North Carolina-Chapel Hill, AS membuktikan ada kaitan positif antara cuddling dan tekanan darah tinggi seseorang.
Riset yang bertujuan menguji teori pengurangan stres ini dilakukan kepada sejumlah individu yang menikah atau dalam hubungan jangka panjang. Mereka diminta memeluk pasangannya selama 20 detik sebelum bercerita, sementara separuh lainnya hanya duduk bersama pasangannya.
Hasilnya, tekanan darah dan detak jantung dari mereka yang tidak mendapatkan pelukan yang baik secara signifikan lebih tinggi daripada mereka yang melakukannya.
Kepuasan seksual lebih tinggi
Cuddling tidak selalu berkaitan dengan aktivitas seksual namun banyak pasangan melakukannya setelah berhubungan intim. Hal ini rupanya bukan cuma berdampak baik untuk kedekatan secara emosional namun juga tingkat kepuasan seksual seseorang.
Hal ini telah dibuktikan oleh sejumlah penelitian di dunia kesehatan. Aktivitas bermesraan ini juga bisa mengarah pada keintiman yang lebih intens.
Namun, Dokter Murray mengingatkan, cuddling tidak selalu harus berujung pada aktivitas seksual. Setiap pasangan memiliki aturannya masing-masing untuk memahami kedekatan yang diingingkan tanpa kehilangan manfaatnya.
Tidur lebih nyenyak
Cuddling sebelum tidur terbukti dapat meningkatkan kualitas istirahat kita maupun pasangan. Penelitian dalam jurnal Regulatory Peptides membuktikan, hormon oksitosin memberikan efek tertentu di otak tikus sehingga tidur lebih mudah nyenyak.
Hal ini tentunya menambah lagi alasan kita untuk makin sering meningkatkan quality time dengan cuddling bersama pasangan.
(*/tribun-medan.com)