Breaking News:

TRIBUNWIKI

Mengenal Gendang Tungkat Suku Karo, Tarian Pengusir Roh Jahat

Tari Tongkat bertransformasi menjadi seni pertunjukkan yang kerap tampil dalam upacara seremonial pemerintahan maupun acara hiburan dan pertunjukan.

HO
Tiga lelaki tengah menampilkan tari Tongkat dalam suatu acara 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tari Tongkat atau disebut Gendang Tungkat merupakan salah satu tari tradisional suku Karo yang sudah ada sejak zaman kerajaan Lingga.

Dahulu, tari Tongkat merupakan upacara ataupun ritual pengusiran roh rahat yang dilakukan oleh tiga guru (dukun) laki-laki yang menari menggunakan tongkat pusaka Karo.

Baca juga: Tragis Detik-Detik Tabrakan Maut Tewaskan 4 Orang Keluarga Termasuk Bayi 7 Bulan, Bus vs Mobil Sedan

Dalam proses pelaksanaannya, Tari Tongkat biasanya disaksikan atau dilaksanakan oleh masyarakat satu desa dan pandu oleh dua Guru si meteh wari telu puluh yang menggunakan tungkat tunggal panalun dan satu Guru pakpak pitu pertandang yang menggunakan tungkat malekat yaitu pusaka tertinggi di masyarakat karo.

Seiring berkembangnya zaman, saat ini sangat jarang masyarakat Karo menggelar tari Tongkat dalam bentuk upacara pebgusiran roh jahat. 

Meski demikian, Tari Tongkat tidak benar-benar hilang, sebab masih banyak yang menampilkan Tari Tongkat sebagai seni dan kebudayaan masyarakat Karo, namun tidak ada lagi unsur-unsur ritual pada saat pertunjukan. 

Kini, Tari Tongkat bertransformasi menjadi seni pertunjukkan yang kerap tampil dalam upacara seremonial pemerintahan maupun acara hiburan dan pertunjukan seni.

Umumnya, Tari tongkat dilakukan oleh 3 orang penari laki-laki menggunakan pakaian sejenis jubah berwarna merah dan putih. 

Baca juga: Langkat Raih 3 Penghargaan Nasional, Terbit Rencana: Semoga Penyemangat Membangun Negeri Bertuah

Masing-masing penari menari dengan menggunakan tongkat khusus. Selain itu, para penari juga menggunakan ikat pinggang dan ikat kepala (iket takal)  berwarna putih. 

Biasanya Tari Tongkat akan diiringin oleh iringan musik tradisional Karo menggunakan ensambel gendang telu sedalanen yang terdiri dari 1 orang pemain balobat, 1 orang pemain keteng-keteng, 1 orang pemain mangkok mbentar.

Peran pemusik dalam Tari Tongkat terbilang amat penting. Pasalnya, alur tarian atau Landek (gerak penari) akan mengikuti alur musik yang ada.

Jika penasaran dengan Tari Tongkat anda dapat menontonnya di youtube.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved