Batu Belah, Lokasi Wisata yang Hits di Perkemahan Sibolangit
Tidak hanya wisatawan lokal saja, bahkan wisatawan mancangera juga sudah pernah menghampiri wisata yang hits di SIbolangit ini.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Wisata alam Batu Belah Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, membuat banyak wisatawan yang bertanya-tanya, seperti apasih wisata tersebut ?
Ya, tampak seperti lorong dan memisahkan antara dua tebing, membuat tempat wisata alam ini dinamakan Batu Belah.
Tidak hanya wisatawan lokal saja, bahkan wisatawan mancangera juga sudah pernah menghampiri wisata yang hits di SIbolangit ini.
Tempatnya satu kawasan dengan wisata Air Terjun Dwi Warna. Namun, air terjun ini sudah ditutup lokasinya karena banjir bandang yang terjadi beberapa tahun lalu.
Wisata alam Batu Belah ini tidak kalah menarik dan indah dari beberapa wisata yang ada di Sibolangit. karena apa, di objek wisata ini terdapat juga air terjun dengan ketinggian rendah dan bisa mandi dibawahnya.
Suasana hutannya masih begitu asri dan sejuk, dan Jika beruntung kita bisa melihat monyet-monyet yang bergelantungan di pepohonan.
Baca juga: Polrestabes Medan Tetapkan Satu Orang Tersangka Kasus Penganiayaan Personel TNI AU di Klambir V
"Suasana hutannya masih sejuk dan asri. Udara pun sejuk sekali. Kadang ada juga monyet-monyet di sini bergelantungan. Namun, enggak setiap hari kita datang ke sini, monyet ini tampak memperlihatkan dirinya," ujar Abdul Munim pengunjung asal Kabupaten Langkat, Senin (25/10/2021).
Wisata Alam Batu Belah berada di Bumi Perkemahan Sibolangit, hanya memerlukan waktu sekitar satu jam setengah dari pusat Kota Medan, menuju arah Kota Berastagi.
"Begitu sampai di Perkemahan Sibolangit, kita langsung menju ke pos Ranger sama juga kayak kita mau masuk ke Air Terjun Dwi Warna. Hanya saja kita melalui jalur sebelah kanan, sedangkan Dwi Warna jalur kiri," ucap Munim.
Lanjut Munim, wisatawan berjalan terus, sampai menemukan persimpangan, setelah itu berbelok kekiri dan Ikuti saja jalur yang ada, gerbang masuknya berada sebelum jembatan yang kedua.
Selanjutnya pengunjung berjalan memasuki hutan, dan tidak sampai lima menit, pengunjung sudah sampai di Batu Belah ini. Mengapa disebut Batu Belah, karena terdapat sebuah dinding besar yang terdapat jalan kecil ditengahnya, makanya warga sekitar menyebutnya Batu Belah.
Selain Batu Belah tersebut, objek lainnya disekitar itu adalah sebuah sungai dengan air terjunnya yang tidak terlalu besar, sehingga pengunjung bisa mandi dan berenang dibawahnya.
Baca juga: SOSOK Rizkya Roza Fitri, Bangun Bisnis dari Nol dan Ingin Mengembangkan di Kampung Halaman
"Di sini pun yang mau kamping bisa sambil menikmati pemandangan alam dan sungai yang jernih dan mengalir dingin. Seru dan asyik lah pokoknya," ujar Munim.
Jadi, tidak ada salahnya saat pengunjung ke Bumi Perkemahan Sibolangit, singgah sejenak untuk melepas penat di Wisata Alam Batu Belah ini bersama sahabat dan keluarga.
Untuk memasuki objek wisata ini, setiap pengunjung akan dikenakan biaya uang retribusi sebesar Rp. 5 ribu per orang sudah termasuk biaya parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.
(cr23/tribun-medan.com)