Materi Belajar Sekolah
Macam-macam Termometer dan Jenis-jenis Termometer Beserta Kegunaannya
Penjelasan macam-macam termometer sebagai pengukur suhu. Termometer merupakan alat untuk mengukur suhu secara cepat.
Contoh termometer cairan adalah termometer klinis dan termometer laboratorium.
Termometer Gas
Termometer gas menggunakan sifat termometrik zat, yaitu pemuaian gas pada tekanan tetap.
Prinsip kerjanya yaitu jika suhu naik, tekanan gas naik dan dihasilkan beda ketinggian yang lebih besar pada termometer.
Kelebihan termometer gas dibandingkan termometer cairan adalah lebih teliti dan jangkauannya lebih lebar(suhu -250°C sampai dengan 1.500°C).
Termometer Bimetal
Termometer bimetal memanfaatkan sifat termometrik zat, yaitu pemuaian keping logam.
Prinsip kerjanya yaitu semakin besar suhu, keping bimetal akan semakin melengkung untuk menunjukkan suhu yang lebih besar.
Termometer Platina
Termometer platina menggunakan sifat termometrik zat, yaitu hambatan listrik kawat platina yang berubah terhadap suhu.
Prinsip kerjanya yaitu ketika suhu naik, hambatan listrik platina naik.
Termometer ini memiliki jangkauan suhu yang Iebar (-250°C sampai dengan 1.500°C), teliti, dan peka.
Akan tetapi, suhu tidak dapat dibaca secara langsung dan pembacaan lambat sehingga tidak sesuai untuk mengukur suhu yang berubah-ubah.
Termometer Termistor
Termometer termistor menggunakan sifat termometrik zat, yaitu ketika suhu naik hambatan termistor turun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/macam-macam-termometer.jpg)