Breaking News:

Oknum Aparat Bisnis Narkoba

Oknum TNI dan Polisi di Sumut Kompak Berbisnis Sabu Senilai Miliaran

Fakta mencengangkan terungkap dalam sidang kasus narkoba. Oknum TNI dan polisi sama-sama bisnis narkoba

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
Pelimpahan 14 tersangka 76 kilogram sabu dari Polda Sumut ke Kejari Tanjungbalai. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Peredaran narkoba di Sumatera Utara cukup mengkhawatirkan.

Belakangan terungkap, bahwa 'mengguritanya' bisnis narkoba ini melibatkan oknum TNI dan polisi.

Oknum polisinya jual sabu tangkapan, oknum TNI nya menjadi perantara untuk mempertemukan pengedar dan oknum polisi dimaksud.

Dalam sidang lanjutan kasus jual sabu tangkapan yang melibatkan 11 bintara Polres Tanjungbalai, dua orang saksi dari Polres Batubara membeberkan fakta mencenangkan tersebut.

Adapun kedua saksi yang membongkar bisnis haram oknum polisi Polres Tanjungbalai itu masing-masing L Tarigan dan Indra Marbun.

Dalam kesaksiannya, anggota Polres Batubara ini mengatakan, mereka awalnya menangkap pengedar bernama Sawaluddin dan Franki Manik.

"Berdasarkan keterangan keduanya, mereka disuruh oleh seorang bernama Adi Ismanto yang merupakan oknum TNI," kata Tarigan dan Marbun di PN Tanjungbalai, Selasa (2/11/2021).

Dari hasil penyelidikan, oknum TNI bernama Adi Ismanto ini membeli sabu dari Agus Ramadhan Tanjung, personel Polres Tanjungbalai.

Sabu itu kemudian diambil oleh Sawaluddin dan Franki Manik untuk dijual lagi. 

"Dia (Adi Ismanto) mengambil barang dari Agus, dan meminta tolong kepada Sawaluddin dan Franki untuk menjual kan barang tersebut," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved