Materi Belajar Sekolah

Ilmu Astronomi: Apa Sebenarnya Perbedaan Antara Alam Semesta, Tata Surya, dan Galaksi?

Berikut perbedaan alam semesta, tata surya, dan galaksia. Pada ilmu astronomi dan antariksa, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata itu

Pixabay
Perbedaan alam semesta, tata surya dan galaksi 

TRIBUN-MEDAN.com - Berikut perbedaan alam semesta, tata surya, dan galaksi

Pada ilmu astronomi dan antariksa, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata alam semesta, tata surya, dan galaksi.

Ketiga kata ini sering digunakan pada pembelajaran mengenai astronomi dan antariksa.

Namun, Anda perlu tahu, bagaimana perbedaan antara alam semesta, tata surya, dan galaksi.

Pada materi ini menjelaskan pengertiand dari tiga kata itu.

Apa perbedaan antara <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/alam-semesta' title='alam semesta'>alam semesta</a>, <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/tata-surya' title='tata surya'>tata surya</a>, dan <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/galaksi' title='galaksi'>galaksi</a>?

Alam Semesta

Alam semesta adalah seluruh alam mencakup kehidupan makhluk hidup, tata surya, dan galaksi berada di dalam alam semesta.

Jadi, alam semesta ini berukuran sangat luas. Bahkan para ilmuwan mengatakan bahwa alam semesta akan terus berkembang.

Di dalam alam semesta ini kamu bisa menemukan nebula, planet, dan beragam benda langit lainnya.

Begitu luasnya alam semesta, membuat galaksi yang terdapat di dalamnya berjumlah hingga triliunan.

Galaksi

Materi Belajar Astronomi: Teori Para Ilmuwan Tentang Asal-usul Pembentukan Bumi

Materi Belajar Astronomi: 4 Rasi Bintang Penunjuk Arah, Ada yang Digunakan Nelayan

Galaksi merupakan salah satu bagian di dalam alam semesta yang mencakup tata surya dan kabut-kabutan.

Dilansir dari Livescience, galaksi merupakan kumpulan bintang-bintang dan benda-benda langit yang disatukan oleh gravitasi.

Ada lebih dari 100 miliar jenis-jenis galaksi di alam semesta, salah satu galaksi yang terdapat tata surya di dalamnya bernama Galaksi Bimasakti.

Hampir setiap galaksi memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya, yang berperan dalam menentukan karakteristik galaksi.

Lubang hitam ini juga dapat menyerap gas dan debu pembuat bintang di sekitarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved