Breaking News:

Bendungan Lau Simeme Diklaim Dapat Mereduksi Banjir dan Jadi Sumber Listrik, Edy: Harusnya Ada Tujuh

Edy Rahmayadi menyebut seharusnya sejak 2004 Sumatera Utara sudah punya tujuh bendungan seperti Lau Simeme

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
HO
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diskusi dengan Kepala BWS Sumatera II Roy P Pardede, saat meninjau lokasi banjir bandang di Bendungan Lau Simeme, Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang (15/4/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara saat ini sedang fokus membangun Bendungan Lau Simeme, yang berada di Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang.

Bendungan tersebut ditargetkan selesai pengerjaannya pada tahun 2022.

Di samping dapat mereduksi banjir, Bendungan Lau Simeme juga nantinya disebut menjadi penghasil sumber energi listrik dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Baca juga: Edy Rahmayadi Ancam Sejumlah Pihak yang Coba Ganggu Proyek Bendungan Lau Simeme

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengungkapkan, selain Bendungan Lau Simeme, Pemprov Sumut juga berencana membangun bendungan di kawasan Kabupaten Karo.

"Ada bendungan di Tanahkaro. Dengan ada bendungan itu, bisa 10 kali lipat hasil panen di Karo.

Karena man dataran tinggi, airnya jauh sekali. Ini lah kalian sosialisasikan seperti Lau Simeme," ujar Edy, Sabtu (6/11/2021).

Menurut mantan Ketua Umum PSSI itu, seharusnya Sumut saat ini sudah memiliki tujuh bendungan. Tapi belum ada yang terealisasi, kecuali Bendungan Lau Simeme yang masih dalam proses pembangunan.

Baca juga: Target Beroperasi Tahun 2023, Proyek Bendungan Lau Simeme Terkendala Lahan

"Kita itu sebenarnya dari tahun 2004 sampai sekarang, harusnya ada tujuh. Tapi satu pun belum terealisasi, baru ini kita genjit Lau Simeme di Biru-biru. Saya kemarin (Selasa) mengecek ke sana, saya mengomel-ngomel lah saya," ungkapnya.

Edy pun mengeluhkan sulitnya melakukan pembangunan Bendungan Lau Simeme, mulai dari persoalan lahan dan masalah teknis lainnya.

Kondisi berbeda dengan provinsi lain, melakukan pembangunan untuk kepentingan masyarakat luas dinilai tidak sesulit seperti yang terjadi di Sumut.

"Jadi mau ribut kayak mana pun kita ke depan dan kalau tak ada bendungan untuk mengatur itu. Tak akan selesai kita.

Provinsi lain kok bisa. Di Jawa Timur ada 35 waduk, bendungan kecil. Di Jawa Barat 10 waduk, di Jawa Tengah ada 16," kata mantan Pangkostrad itu.

Baca juga: Dirut PDAM Tirtanadi: Hadirnya Bendungan Lau Simeme Akan Ada Cadangan Air Baku 3000 liter Per Detik

Disebutkan Edy, bila Bendungan Lau Simeme resmi beroperasi, maka akan banyak manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Sumut.

"Artinya itu akan mengairi pertanian. Energi listrik, air bersih itu sampai 3000 liter per detik, saat ini kita masih kekurangan 4000 liter per detik di Sumut. Penampunagn air banjir dan pariwisata," pungkasnya.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved