News Video

Tak Seberuntung Tetangga, Pasutri Ini Menahan Kantuk dan Lapar di Rumah Tepas Bambu Pascapasang Laut

Tugiman dan istrinya tak sebagus nasib tetangga-tetangganya yang ketika banjir terjadi pasang laut dapat mengungsi ke loteng rumah.

Penulis: Arjuna Bakkara |

Sama seperti beberapa hari sebelumnya, pemukiman penduduk di wilayah Tugiman tinggal terendam banjir rob atau pasang laut. Selain rumah-rumah penduduk, Situs Sejarah Museum Kota Cina di area tersebut juga ikut terendam kurang lebih setengah meter.

Tugiman menambahkan, sehari sebelumnya pasang laut mukai kelihatan dampaknya sejak petang hari. Lalu, naik terus sampai pukul 02 dini hari hingga memuncak pukul 4 Subuh.

"Jam empat tadi pagi lah sampai naik setengah meter,"ujar Tugiman.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Belawan Medan, Sugiyono, diwawancara Tribun Medan, mengatkan pasang laut akan terjadi hingga 9 November mendatang. Pasang laut ini menurutnya sudah terjadi sejak 2 November 2021 kemarin.

Sugiyono mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan menghindari aliran listrik daerah terdampak. "Tetap waspada, hindari penggunaan aliran listrik daerah terdampak,"ujar Sugiyonon.

Pasang laut, kata Sugiyono akan terjadi lagi pada hingga 9 November Dini Hari. "Agar warga bersiap-siap karena saat ini sampai 2,8 meter dan terjadi pada dini hari,"ujar Sugiyono.

(jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved