Inilah Proyek Pengaspalan Jalan Asal Main Leppuk yang Bikin Edy Rahmayadi Marah

Menurut informasi, proyek ini baru saja dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Sumut.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA
Gubernur Edy Rahmayadi Marah, Pengaspalan Jalan Asal Jadi. Proyek Pengerjaan Belum Serah Terima Tapi Sudah Kopak-Kapik. Drainasenya Pun Asal Main Leppuk Saja. Kejati dan Polda Sumut Turun Tangan 

"Perintah pembongkaran aspal yang tidak sesuai dengan mutu yang direncanakan sekaligus perbaikannya dan pembongkaran saluran samping/drainase sekaligus perbaikannya," kata Bambang.

Karena sarat dugaan korupsi, sejumlah pihak mendesak Gubernur Sumut segera melakukan tindakan. Mengingat proyek ini anggarannya terbilang fantastis, namun hasilnya buruk.

Foto yang diduga kondisi jalan di Parsoburan-Batas Labuhanbatu Utara (Labura) yang berada di Kabupaten Toba.
Kondisi jalan di Parsoburan-Batas Labuhanbatu Utara (Labura). (TRIBUN MEDAN/HO)

Baca juga: Warga Air Joman Sambut Kedatangan Wagub Ijeck dengan Unjuk Rasa: Kami Muak Masalah Jalan Rusak

Dibidik Kejaksaan Tinggi

Sementara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) tengah membidik proyek jalan senilai Rp 24 miliar diduga dikerjakan asal jadi di Parsoburan (Kabupaten Toba)-Batas Labuhanbatu Utara (Labura) tersebut.

"Iya, kami sudah dapat info masalah itu. Sedang kami telaah," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Muhammad Syarifuddin, Senin (8/11/2021).

Ia menuturkan, Kejati Sumut akan mendalami masalah ini setelah proyek jalan tersebut selesai diserah terimakan.

"Karena proyek ini baru selesai sesuai kontrak bulan Oktober 2021, kemungkinan kita baru bisa masuk setelah selesai serah terima akhir pekerjaan," ucapnya.

Terkait adanya dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan tersebut, Syarifuddin mengaku bekum dapat berkomentar panjang.

Ia mengatakan akan melakukan pengecekann terlebih dahulu setelah serah terima pekerjaan selesai.

"Tapi nanti kita cek dulu,"  pungkasnya.

Akan diselidiki Polda Sumut

Sama halnya dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes John Carles Edison Nababan juga mengatakan hal serupa. Pihaknya akan mengecek terlebih dahulu proyek diduga sarat korupsi ini.

"Segera kami cek," kata John, Sabtu (6/11/2021). 

jalan  di Parsoburan-Batas Labuhanbatu Utara (Labura) rusak
Kondisi drainase jalan di Parsoburan-Batas Labuhanbatu Utara (Labura). (TRIBUN MEDAN/HO)

Diketahui, proyek ini sempat membuat kesal Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved